5 Makanan Penyebab Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai, Jangan Disepelekan
Merdeka.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan yang meningkatkan risiko penyakit kronis. Beberapa gejala yang paling sering dirasakan penderita hipertensi seperti sakit kepala, lemas, masalah penglihatan, hingga sesak napas.
Seseorang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi juga sering dikaitkan dengan kolesterol tinggi. Akibatnya, hal ini dapat memicu beragam penyakit lain, seperti jantung dan stroke. Sehingga apabila Anda memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya segera diatasi.
Bagi sebagian penderita hipertensi, konsumsi obat harus dilakukan seumur hidup untuk mengatur tekanan darah. Selain itu, ada beberapa makanan penyebab darah tinggi yang harus dihindari.
Lantas, apa saja makanan penyebab darah tinggi yang perlu diwaspadai? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Sehatq berikut:
Garam

©2016 Merdeka.com
Salah satu makanan penyebab darah tinggi yang harus dihindari adalah garam. Bagi penderita hipertensi, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi. Pasalnya, garam meningkatkan jumlah natrium dalam aliran darah dan menyebabkan menurunnya kemampuan ginjal untuk mengeluarkan air.
Produk Tomat Olahan
Tomat merupakan salah satu jenis buah yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Meski begitu, beberapa produk olahan tomat, seperti saus tomat atau saus pasta yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menjadi penyebab darah tinggi. Hal ini karenakan penambahan sodium pada produk tomat dengan kadar tinggi.
Oleh karena itu, sebaiknya tomat dikonsumsi dalam keadaan segar. Beberapa kandungan buah tomat seperti lycopene dapat berperan sebagai antioksidan yang mampu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan tubuh.
Acar Mentimun
Acar mentimun merupakan salah satu menu makanan yang mengandung kadar garam atau natrium tinggi. Sehingga, jenis makanan ini dapat menjadi penyebab darah tinggi. Oleh karena itu, bagi penderita hepertensi sebaiknya menghindari konsumsi acar mentimun secara berlebihan.
Sayur dalam Kemasan

©CC0 Public Domain
Salah satu makanan penyebab darah tinggi lainnya adalah sayuran dalam kemasan. Ada beberapa jenis sayuran dalam kemasan kaleng, seperti jagung, buncis, kembang kol, dan wortel yang bisa meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini dikarenakan sayuran kalengan tersebut mengandung kadar natrium cukup tinggi.
Semakin lama sayuran di rendam larutan garam, semakin tinggi juga kandungan natrium yang meresap ke dalam sayuran. Oleh karena itu, sayuran dalam kemasan sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi.
Makanan dan Minuman Pemanis Buatan
Makanan dan minuman pemanis buatan yang kerap menjadi penyebab darah tinggi. Tak hanya makanan yang mengandung natrium saja, makanan atau minuman dengan kadar gula tinggi juga bisa menyebabkan obesitas dan mudah mengalami tekanan darah tinggi.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan gula tambahan pada makanan bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi, stroke, dan jantung.
Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami
Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi darah tinggi, salah satunya mengonsumsi sayuran sehat. Adapun jenis sayuran penurun darah tinggi di antaranya sebagai berikut:
Bayam
Sayuran penurun darah tinggi tinggi yang pertama ialah bayam. Sayur yang memiliki nama lain Amaranthus ini, seringkali diolah menjadi berbagai macam menu makanan, seperti lalapan, pecel hingga aneka tumisan. Selain memiliki cita rasa yang menyegarkan, bayam juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.
Dilansir dari laman Medicalnewstoday, bayam mengandung zat besi, vitamin, mineral hingga serat. Beberapa kandungan ini dipercaya dapat menjaga kesehatan tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit, salah satunya menurunkan tekanan darah tinggi.
Bayam merupakan sumber kalium yang berfungsi efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah. Sehingga bayam sangat cocok dikonsumsi bagi penderita tekanan darah tinggi.
Daun Kelor
Daun kelor sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Seringkali, tanaman yang memiliki ukuran daun kecil ini diolah menjadi berbagai macam menu makanan. Selain rasanya yang lezat, daun kelor juga mengandung segudang manfaat untuk kesehatan.
Daun kelor memiliki kandungan senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Sehingga mengonsumsi daun kelor secara rutin dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan seseorang yang mengonsumsi setidaknya 50 gram daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah sebanyak 21%.
Ubi Jalar
Ubi jalar atau ketela rambat merupakan tanaman yang memiliki akar umbi yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Tak jarang ubi jalar diolah menjadi berbagai menu makanan, seperti kripik, kolak, hingga onde-onde. Selain memiliki cita rasa manis dan gurih, ubi jalar juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.
Kandungan kalium pada ubi jalar berperan penting dalam menurunkan tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi kalium memiliki risiko terkena penyakit hipertensi jauh lebih rendah.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya saat mengonsumsi ubi jalar tidak menggunakan garam terlalu tinggi. Pasalnya penggunaan garam berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi.
(mdk/jen)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya