Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

33 Kata-kata Wira Nagara yang Manis dan Romantis, Dijamin Bikin Baper

33 Kata-kata Wira Nagara yang Manis dan Romantis, Dijamin Bikin Baper wira nagara. instagram.com/wira

Merdeka.com - Wira Nagara merupakan komedian yang cukup terkenal di Indonesia. Pemilik nama lengkap Wira Satianagara ini kerap membawakan materi stand up comedy. Wira mempunyai gaya yang puitis, tetapi tetap lucu. Hal tersebut menjadikan Wira memiliki karakter dan warna berbeda dalam dunia stand up comedy.

Pria kelahiran Batang, Jawa Tengah, 21 November 1992 ini dikenal sangat cerdas merangkai kata-kata romantis dan indah. Kumpulan kata-kata tersebut dituangkan ke dalam bukunya Distilasi Alkena dan Disforia Inersia yang sukses membuat pembaca terhibur. Tak heran, jika komedian satu ini digemari oleh kawula muda.

Banyak kata-kata Wira Nagara yang membuat penonton, pendengar hingga pembaca tulisannya galau dan baper. Berikut kumpulan kata-kata Wira Nagara yang merdeka.com lansir dari Brilio.net, Rabu (2/9/2020).

Kata-kata Wira Nagara yang Bikin Baper

011 hikmah wilda amalia

©2015 Merdeka.com

1. Bukan kehilangan yang kita sesali, tapi terlupakan begitu cepatlah yang kita tangisi.

2. Bagaimana mungkin aku pergi jika bayanganmu masih saja menghiasi mimpi?

3. Kesalahanku adalah tak pernah merasa, bahwa untukku kau tak pernah punya cinta.

4. Menangislah, karena air mata bukan tanda kelemahan, tetapi bukti bahwa kita masih memiliki perasaan.

5. Cinta tak selamanya tentang kepemilikan. Tapi, cinta adalah tentang keikhlasan. Terima kasih untuk segala rasa.

6. Aku tak pernah menyesal akan keputusanmu memilihnya. Yang aku sesalkan, tiada setitikpun kesempatan bagiku untuk membuatmu bahagia.

7. Senja tak pernah salah hanya kenangan yang membuatnya basah.

8. Kesalahanku, menjadikanmu alasan segala rindu.

9. Hatimu gumpalan awan. Terbang berpindah perasaan, dengan senja kau janjikan mendung kau tinggalkan.

10. Hal yang paling sulit dalam mencintai, adalah memulainya. Terutama membuka hati, setelah membereskan yang lama.

Kata-kata Wira Nagara yang Romantis

wira nagara

instagram.com/wira

11. Saat mencintaimu bukan hanya sekedar lamunan.

12. Terkadang cinta itu bagai Proklamasi. Bisa kita rasakan dengan seksama, lalu hancur dalam tempo sesingkat-singkatnya.

13. Cinta membuat kita mengerti, ada bahagia sebelum patah hati.

14. Jadi, sudah sarapan? atau masih mengharap balas pesan? tinggalkan! buat apa menunggu, lebih baik kau isi tenaga untuk cinta yang baru.

15. Ada rindu yang selalu jatuh di terik sepi yang lupa berteduh.

16. Senja tak pernah salah, hanya kenangan yang membuatnya basah.

17. Bukan perih yang aku ratapi, tapi pengertian yang tak pernah kau beri.

18. Aku mengingatmu sebagai jalan buntu. Kaulah labirin terindah di mana cintaku rela tersesat tanpa perlu diselamatkan.

19. Tingkat sepi paling mengerikan, adalah sepi dalam keramaian.

20. Aku mengingatmu sebagai jalan buntu. Kaulah labirin terindah dimana cintaku rela tersesat tanpa perlu diselamatkan.

Kata-kata Wira Nagara Tentang Cinta

ilustrasi cinta bertepuk sebelah tangan

©2020 Merdeka.com/pexels.com

21. Sering aku memandang langit mencoba temukan doa yang kau ucap sebelum tidur. Entah kepada siapa, asal menentramkanmu, aku aminkan selalu.

22. Aku ingin sibuk sesibuk-sibuknya untuk sukses sesukses-suksesnya. Agar kau percaya penyesalan bisa datang bersamaan dengan perpisahan.

23. Dibanding kepergianmu, senja jauh lebih paham cara berpamitan.

24. Ternyata bagi yang terbiasa sedih, bahagia adalah sebuah masalah.

25. Kalau sudah tahu posisimu bukan yang utama, kenapa masih kau keluhkan balas pesan terlalu lama?

26. Dan kau masih menatap layar di genggaman. Berharap sebuah nama muncul membalas tanya dari gelisah seharian tanpa kabarnya.

27. Dia suka mengopi, tapi tidak bersamamu. Dia suka jalan-jalan, tapi bukan jalan denganmu. Dia suka apa saja yang juga kau suka, tapi dia tidak menyukaimu.

28. Kau tahu beda langit malam dengan arah hubungan kita? Tidak ada. Keduanya sama-sama gelap.

29. Ada yang sibuk sampai lupa mengabari, ada yang berkabar sampai lupa kesibukan. Ada pula yang sibuk enggan berkabar

30. Saat lantunan rindu adalah alasan setiap pertemuan.

31. Sungguh rindu membuat kebodohan terasa begitu cerdas.

32. Kesalahanku, menjadikanmu alasan segala rindu.

33. Adalah sepi yang akhirnya mengumpulkan lara. Menutup paksa katup bahagia, pada hati yang terbiasa oleh kecewa.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP