Tren pertumbuhan penduduk Jakarta terus menurun
Merdeka.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta menyatakan dari tahun ke tahun jumlah pendatang baru di Jakarta terus berkurang. Hal itu karena persentase pertumbuhan jumlah penduduk di ibu kota masih di bawah kota satelit Jakarta lainnya.
"Kalau pada tahun 2004 itu kurang lebih 190.356 orang dan berkurang terus hingga pada tahun 2011 hanya 51.875 orang. Nah prediksi sementara untuk tahun 2012 kurang lebih 47 ribu orang," ujar Kepala Disdukcapil, Purba Hutapea, di Jakarta, Kamis (9/8).
Purba menjelaskan, prediksinya mengenai angka pertumbuhan penduduk Jakarta yang semakin berkurang bukanlah tebakan atau dari angka dukun.
"Contohnya bisa diuji, coba cari pembantu di Jakarta sekarang susah pasti pada tidak mau dan sulit. Kemana mereka, mereka sudah tersaring di berbagai kota di luar Jakarta seperti di Cikarang, Tangerang dan Bogor yang merupakan pusat-pusat kawasan produksi. Jadi mereka lebih senang bekerja di sana," jelasnya.
Purba juga memaparkan data-data pertumbuhan penduduk di kota-kota satelit Jakarta. "Lalu angka pendukung lainnya, angka statistik mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk Bekasi, Bogor dan Tangerang itu di atas 4 persen, bahkan di Depok itu sudah 6 persen. Jakarta pertumbuhan penduduknya hanya sekitar 1,5 persen," terangnya.
Purba juga menambahkan masalah pendatang baru tersebut tidak ada pengaruhnya pada daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.
"Jadi begini, kalau pengaruhnya itu tidak langsung dan bukan karena masalah pendatang dari luar kota, itu tidak kami temukan. Tapi yang terjadi adalah penduduk yang tadinya memiliki dokumen lama tidak diperpanjang itu sekarang diperbaharui dengan sekaligus mendapatkan NIK, yang baru yang sifatnya nasional, itu yang terjadi," tuturnya.
Menurutnya, walaupun nantinya ada peningkatan pendatang baru, hal itu tidak akan mempengaruhi DPT karena kalau pun pindah dia tidak punya hak pilih karena dia sudah harus masuk di DPT sebelumnya.
"Namun yang sulit dideteksi adalah, apabila dia masih memiliki KTP Jakarta dan dia tidak lapor pindah, lalu domisili di Bogor misalnya dan di sana dia juga belum pindah itu yang sulit dideteksi. Tapi dia memiliki KTP Jakarta yang telah resmi," pungkasnya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya