Tinjau banjir Kebun Pala, Anies sebut aliran air di Ciliwung sudah menurun

Anies mengatakan, saat ini Pemprov DKI menyediakan 184 pompa air yang tengah difungsikan. Ditambah pula dengan kondisi air laut yang tidak tinggi. Sehingga diharapkan akan cepat surut.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Tinjau banjir Kebun Pala, Anies sebut aliran air di Ciliwung sudah menurun
Banjir kiriman rendam rumah di Kebon Pala. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meninjau perkampungan warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Rumah-rumah di sana teredam banjir karena Kali Ciliwung yang ada di sekitarnya meluap setelah mendapatkan kiriman air dari Bogor.

Hasil pantauannya, pergerakan air di Sungai Ciliwung penurunan relatif cepat sampai 30 cm.

"Saya tidak berani prediksikan tapi pergerakannya relatif cepat 30 cm dalam waktu dua setengah jam di tempat ini," kata Anies, di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (6/2).

Mantan Menteri Pendidikan ini mengungkap, kondisi debit air di Bendungan Katulampa dalam posisi 70 cm. Artinya telah jauh menurun sejak ditetapkan status siaga 1, kemarin (5/2) pagi. Sehingga bisa dipastikan belum ada potensi air kiriman lagi.

"Katulampa ketinggian air 70 cm artinya tidak ada lagi suplai air setinggi kemarin. Kemarin air sampai 240 dan posisi siaga satu di atas 220. Insya Allah tidak ada kiriman banjir tambahan," jelasnya.

Di muara Kota Jakarta, telah siap 184 pompa air yang tengah difungsikan. Ditambah pula dengan kondisi air laut yang tidak tinggi. Sehingga diharapkan akan cepat surut.

"Kita memastikan pompa berfungsi dengan baik di muara seperjam ini ketinggian air laut 184 yang pompa berfungsi, harapannya air cepat surut," kata Anies.

Rekomendasi