Survei Populi : Pelayanan Pengaduan Era Ahok Jauh Lebih Baik dari Anies

Senin, 14 Oktober 2019 20:58 Reporter : Merdeka
Survei Populi : Pelayanan Pengaduan Era Ahok Jauh Lebih Baik dari Anies Keakraban Ahok dan Anies warnai pelantikan anggota DPRD DKI. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Lembaga Survei Populi merilis hasil survei jelang dua tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Survei ini juga membandingkan kinerja Anies Baswedan dengan Gubernur DKI Jakarta di era Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok.

Berdasarkan hasil survei, sebagian besar masyarakat Jakarta menilai bahwa Ahok jauh lebih unggul dari Anies dalam menangani pengaduan di Balai Kota.

"Untuk kebijakan pengaduan di Balai Kota, baik dalam pertanyaan eksperimen maupun kontrol, kebijakan Ahok (eksperimen: 60,0 persen; kontrol: 63,0 persen) unggul jauh dari kebijakan Anies (eksperimen: 27,7 persen; kontrol: 27,3 persen)," kata Peneliti Populi, Jefri Ardiansyah melalui rilis survei diterima Liputan6.com, Senin (14/10).

Jefri menjelaskan, di era Ahok, pengaduan warga di Balai Kota diterima dan direspons langsung oleh Gubernur. Sedangkan di era Anies Baswedan, pengaduan warga di Balai Kota diterima dan direspons hanya oleh Dinas.

Sebanyak 63,0 persen responden menjawab bahwa cara Ahok yang langsung menjawab dan merespons langsung aduan lebih baik dari cara Anies. Di mana hanya sebanyak 27,3 persen setuju bahwa aduan warga diterima dan direspons hanya oleh Dinas terkait.

Meski begitu, Jefri menyebut bahwa sebagian besar masyarakat tetap puas terhadap pelaksanaan kebijakan pengaduan di Balai Kota oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sebagian besar masyarakat puas terhadap pelaksanaan kebijakan pengaduan di Balai Kota oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan 58,2 persen dan terdapat 29,3 persen yang menyatakan tidak puas," ujar Jefri.

1 dari 1 halaman

Metode Penelitian

Jefri menjelaskan, penelitian ini dilakukan secara ilmiah dengan metode tertentu yang menjamin distribusi sampel secara memadai. Proporsi gender laki-laki dan perempuan juga ditentukan sebesar 50:50, dan sampel diambil dari 600 responden.

"Responden dipilih secara random dan bertingkat, mulai dari pengacakan untuk Kelurahan, Rukun Tetangga, Keluarga, dan akhirnya responden terpilih," ujar Jefri.

Kuisioner ini membandingkan kinerja Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. Kuesioner pertama (eksperimen) bertuliskan nama gubernur dan program kerja, sedangkan kuesioner kedua (kontrol) hanya berisikan program kerja.

"Dalam model eksperimental ditemukan bahwa secara rasional dengan pertanyaan kontrol menunjukan bahwa program Ahok dianggap lebih baik dari program Anies oleh warga Jakarta," jelas Jefri.

"Dengan pertanyaan eksperimen, program bantuan dana pendidikan Ahok dianggap tepat oleh 34.3 persen masyarakat sedangkan kebijakan Anies sebesar 55,0 persen, setelah dilakukan kontrol kebijakan Ahok justru dianggap lebih baik dari kebijakan Anies dengan masing-masing 46,0 persen dan 45,0 persen," kata dia.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat [gil]

Baca juga:
Survei Populi: Warga DKI Anggap Program Ahok Lebih Baik dari Anies
Dituduh Bohong Menangkan Jokowi-Ma'ruf, 8 Lembaga Survei Buka Data Quick Count
Ustaz Abdul Somad Kuatkan Pendukung Prabowo, Tapi Tak Pengaruhi Pemilih Jokowi
PAN: Anggota DPR yang Malas Jangan Dipilih Lagi di Pemilu Berikutnya
Survei Populi: Milenial Pilih Jokowi-Ma'ruf Lebih Tinggi dari Prabowo-Sandi
Temuan-Temuan Mengejutkan Lembaga Survei Jokowi vs Prabowo
Survei Populi: Pemilih Loyal Jokowi dan Prabowo Sama-sama Meningkat

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini