Sumarsono minta khutbah di masjid tak ada bau politik

Selasa, 4 April 2017 01:27 Reporter : Rendi Perdana
Sumarsono minta khutbah di masjid tak ada bau politik Soni Sumarsono. ©2017 merdeka.com/sania

Merdeka.com - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono meminta Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengawasi ceramah yang dilakukan para ustaz di masjid-masjid ibu kota. Selain itu, dia juga meminta agar DMI selektif dalam memilih penceramah.

Sumarsono mengatakan pengawasan ini dilaksanakan guna menghindari perpecah belahan antar umat yang ada di Jakarta melalui khutbah di masjid. Hal ini terkait semakin dekatnya pelaksanaan Pilgub DKI putaran kedua.

"Jadi tidak ada unsur-unsur politik terselubung ketika menyampaikan khutbah ke umatnya," katanya ke wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/4).

Dia melanjutkan seharusnya ustaz yang ceramah di masjid menguatkan iman dan takwa umatnya, bukan malah memengaruhi dengan hal yang belum tentu kebenarannya dan justru memecah belah umat.

"Sekarang tidak bisa sembarang orang (ceramah di masjid), maka saya minta bantuan ke DMI untuk mengawasinya," katanya.

Dia menegaskan imam masjid harus lebih konstruktif ketika menyampaikan khutbahnya. "Kalau sudah begitu kondisi masyarakat bisa lebih kondusif dan tidak mudah terpecah belah," katanya. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini