Sandi hendak lepas saham bir, Djarot 'Harusnya awasi miras oplosan'

Kamis, 4 Mei 2017 14:16 Reporter : Sania Mashabi
Sandi hendak lepas saham bir, Djarot 'Harusnya awasi miras oplosan' Ilustrasi bir. ©shutterstock.com/Valentyn Volkov

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menilai lebih baik Anies-Sandi lebih mengawasi peredaran minuman keras oplosan yang sudah merenggut banyak jiwa. Hal itu mengacu terhadap wacana Cawagub DKI terpilih versi rekapitulasi KPU DKI Sandiaga Uno yang akan menjual saham Pemprov di PT Delta Djakarta Tbk, perusahaan bir terbesar di Indonesia.

"Sebetulnya yang harus kita awasi itu adalah minuman keras itu haram ya, padahal yang kita awasi justru minuman keras yang tidak ada izin, itu yang sering menimbulkan orang mati, oplosan," kata Djarot kepada wartawan di Balai Kota Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Djarot juga menilai jika alasan Sandiaga melepas saham di perusahaan tersebut karena tak sesuai syariat agama, hal itu tidak akan menghentikan produksi bir.

"Tapi bagaimana pun juga meskipun dijual kan bir tetap berproduksi."

Ia juga menilai pelepasan saham itu tak akan banyak berpengaruh bagi kantong Pemprov DKI. Sebab, kontribusi terhadap APBD sendiri tak banyak.

"Oh kecil, tidak begitu berkontribusi sangat signifikan ya, tapi itu lumayan, dibandingkan dengan BUMD yang lain, PT Delta termasuk yang paling baik."

Dalam satu tahun, kata Djarot, pendapatan dari PT Delta bisa menyumbang hingga Rp 40 miliar yang langsung masuk ke dalam kas Pemprov DKI. "Meskipun tidak begitu besar ya, kalau enggak salah sekitar hampir Rp 40 miliar setahun. Jadi semuanya masuk ke dalam APBD," ungkapnya.

Oleh karena itu, Djarot merasa belum perlu adanya sikap untuk menjual saham pemprov di PT Delta. Karena cukup menguntungkan bagi pemerintah.

"Kalau menurut hemat kami ya terserah nanti. Kalau kami ya tidak karena cukup menguntungkan dan kita anggap cukup bagus gitu ya," tandasnya.

Sebelumnya, saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta Tbk, terancam bakal dijual. Rencana itu bagian janji Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam kampanyenya selama Pilgub DKI. Namun, tidak semuanya setuju. Mereka diminta menimbang secara detil sebelum menjualnya dan menjadi polemik.

Ada 23 persen saham Pemprov DKI Jakarta di perusahaan penjual minuman alkohol jenis bir itu. Adapun merek bir ternama berasal dari PT Delta Jakarta, antara lain Anker, Carlsberg dan San Miguel. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini