Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sambangi Kepulauan Seribu, Anies terima banyak keluhan warga

Sambangi Kepulauan Seribu, Anies terima banyak keluhan warga Anies Baswedan di Pulau Seribu. ©Istimewa

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri perayaan ulang tahun ke-16 kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (11/11). Kehadirannya dimanfaatkan warga Kepulauan Seribu untuk menyampaikan keluhan.

Mahyudin, perwakilan masyarakat Pulau Pramuka ini mengeluhkan, banyaknya terumbu karang yang rusak. Wisatawan yang mulai memadati kawasan paling utara Jakarta itu kebanyakan mengincar keindahan bawah laut. Untuk itu, dia meminta perhatian Anies.

"Kita juga butuh air baku tanah, sementara pengunjung sudah ribuan. Kalau ngandalin air tanah saya rasa mandi di laut dan sumur sama saja. Mohon dibuatkan reverse osmosis (RO) sesegara mungkin. Dibangun 2016 sampai sekarang mangkrak enggak ada kelanjutannya," kata Wahyudi.

Sementara itu, Jamriah, warga Pulau Sabira mengeluhkan, akses transportasi yang sulit untuk mencapai daratan. Mengingat Pulau Sabira merupakan pulau yang terjauh dari daratan. Selain itu keterbatasan komunikasi, karena sinyal di Pulau Sabira sangat tidak mendukung.

"Karena memang setiap pemerintah kabupaten kami selalu menjanjikan transportasi. Untuk komunikasi juga di sana yang ada cuman XL itupun kemarin terkendala sampe 1 bulan kita komunikasi dengan keluarga tidak ada," keluhnya kepada Anies.

Sedangka, Abdul Rasyid, warga Pulau Tidung mengeluhkan terkait transportasi, pendidikan dan kesehatan. Dia menyoroti masalah kesehatan di tempatnya. Sebab Puskesmas di wilayahnya selalu penuh untuk rawat inapnya.

"Ambulans juga perlu ditambah. Pendidikan juga, manusia enggak dibangun, di daerah ada perwakilan di Jakarta. Tolong dibiayai untuk membangun manusia Kepulauan Seribu," ungkapnya.

Mendengar semua keluhan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, telah menampung semua masukan dari warga Kepulauan Seribu. Namun warga diminta untuk bersabar, sebab dia berjanji akan mencarikan solusinya.

"Enggak bisa semua selesai dalam 1 bulan, kami baru 3 minggu. Jadi nanti kita akan tunaikan dan nanti dan kita semua urutkan sesuai kebutuhan, kita ranking-kan mana yang mendasar," jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan ini mengakui pekerjaan rumahnya sebagai pemimpin Jakarta memang banyak. Namun jangan berharap semua bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan, karena dia bersama wakilnya Sandiaga Uno baru menjabat tiga minggu.

"Jadi semua PR ini dicatat. Tapi saya enggak ingin sekedar jawaban oh iya oh iya tapi ketemu enggak ada perubahan. Kita perlu solusi yang sesuai kondisi infrastruktur abad 21. Soal konektivitas itu kunci dan itu adalah komunikasi dan transportasi," ungkap Anies. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP