Aksi yang dilakukan oleh gabungan komunitas peduli lingkungan itu untuk menyuarakan isu krisis iklim yang mengancam kehidupan makhluk hidup.
Baca Juga
Penajam Paser Utara Genjot PAD Melalui Retribusi Kebersihan dan Sampah Berdasarkan Perda Baru
Advertisement
Peserta dari berbagai kalangan orang dewasa hingan anak-anak mengikuti aksi pawai Global Climate Strike yang digelar di kawasan Taman Menteng, Jakarta, Minggu (17/9/2023).
Baca Juga
Polda Banten Ajak Masyarakat Jadi Pelopor Kebersihan Lingkungan, Sukseskan Gerakan Indonesia ASRI
Advertisement
Aksi yang dilakukan oleh gabungan komunitas peduli lingkungan itu untuk menyuarakan isu krisis iklim yang mengancam kehidupan makhluk hidup.
Advertisement
Mereka juga meminta pemerintah untuk serius menangani krisis iklim dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga
Pemkab Jayapura Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan FDS Jayapura Demi Pariwisata Berkelanjutan
Advertisement
Dari pantauan di lapangan, terlihat massa melakukan aksi jalan kali dari Taman Menteng sekitar pukul 12.00 WIB hingga sampai di Tugu Proklamasi pada pukul 13.30 WIB.
Advertisement
Selama menjalankan aksinya, mereka terlihat membawa berbagai poster replika cerobong asap hingga banner yang menyerukan efek bahaya dampak perubahan iklim.
Salah satu poster hingga spanduk yang mereka bawa dan menjadi sorotan di antaranya adalah bertuliskan 'siapapun biang keroknya yang dibebani rakyat, Global Climate Strike 2023'.
Advertisement
Mereka berjalan kaki sambil membentangkan poster unjuk rasanya dalam pawai Global Climate Strike yang berlangsung di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (17/9/2023).
Advertisement
Selain itu, ada poster dengan tulisan "Nyuruh pakai mobil listrik. Tapi nggak mikir warga sekitar tambang nikel, parah sih."
Advertisement
Selama melakukan aksi pawai, peserta pawai Global Climate Strike menggunakan setengah badan jalan untuk berjalan kaki menuju Tugu Proklamasi dari Taman Menteng.