Kapolda Metro Pastikan Tak Ada Atribut LGBT Selama Konser Coldplay di GBK

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memastikan tidak akan ada atribut bernuansa LGBT selama konser band Coldplay di GBK.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Kapolda Metro Pastikan Tak Ada Atribut LGBT Selama Konser Coldplay di GBK
Kapolda Metro Pastikan Tak Ada Atribut LGBT Selama Konser Coldplay di GBK (Merdeka.com)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto memastikan tidak akan ada atribut bernuansa Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) selama konser band Coldplay di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (15/11) malam.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Memang dari awal sebenarnya, panitia sudah sepakat (tidak diperbolehkan ada atribut LGBT). Karena isu LGBT kan sensitif di lingkungan masyarakat, jadi sudah nggak ada," kata Karyoto saat ditemui awak media di kawasan SUGBK, Jakarta Pusat.

Meski demikian, Jenderal bintang dua tersebut juga memastikan tidak akan ada aksi sweeping oleh massa yang menolak konser Coldplay. Sebab, atribut LGBT telah dilarang sedari awal.

Dengan koordinasi bersama pihak promotor, personel gabungan akan bekerja untuk menjaga konser Coldplay berjalan dengan aman dan nyaman.

"Karena memang mereka juga sudah nggak ada. Dari awal dengan adanya ini, itu merupakan pertimbangan- pertimbangan, dan dia juga nggak bawa bendera-bendera, ya," ucapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Untuk pengamanan konser Coldplay, dari sisi keamanan akan ada 3.906 personel gabungan yang disebar ke beberapa titik sekitar GBK, guna melakukan tugas pengamanan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ribuan aparat pengamanan itu terdiri dari 2.626 personel Polda Metro Jaya, 299 personel Polres, serta 981 personel BKO. Untuk personel BKO itu rinciannya 500 personel TNI AD, 25 personel Pomad, 300 personel Korbrimob, dan 156 personel Pemda.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sekadar informasi, konser Coldplay yang berlangsung malam ini turut diwarnai aksi penolakan dari massa Gerakan Anti Nasional (Granati). Mereka menolak karena menganggap band asal Inggris itu mendukung LGBT.

Rekomendasi