Viral Video Penumpang Dilecehkan Sopir Angkot Serpong-Kalideres, Polisi Turun Tangan

Video beredar, penumpang wanita itu duduk di kursi depan. Kemudian, sopir angkot mengenakan kaos ungu itu berpura-pura ingin memindahkan persneling angkotnya. Tetapi, jarinya coba menyentuh bagian kaki penumpang bercelana coklat itu.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Viral Video Penumpang Dilecehkan Sopir Angkot Serpong-Kalideres, Polisi Turun Tangan
ilustrasi kekerasan anak. ©shutterstock.com

Viral video penumpang dilecehkan saat naik angkot Serpong-Kalideres, Jakarta Barat. Pelakunya tak lain adalah sopir angkot.

Video beredar, penumpang wanita itu duduk di kursi depan. Kemudian, sopir angkot mengenakan kaos ungu itu berpura-pura ingin memindahkan persneling angkotnya. Tetapi, jarinya coba menyentuh bagian kaki penumpang bercelana coklat itu.

Saat dimintai konfirmasi, kepolisian mengaku sedang menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di angkutan umum jurusan Serpong-Kalideres, Jakarta Barat.

"Kita belum terima laporan soal itu. Tapi kita bakal melakukan pendalaman soal dugaan pelecehan tersebut," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kalideres, AKP Aep Haryaman, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/2).

Polisi meminta korban untuk melaporkan kejadian itu agar bisa dimintai keterangan sehingga proses penyelidikan dapat terbantu.

"Kita terbuka jika korban mau membuat laporan," kata dia.

Sebelumnya, beberapa akun Instagram sempat mengunggah video yang berdurasi sekitar 15 detik itu. Salah satu yang mengunggah video tersebut, yakni @tarunaboiss.

Dalam video tersebut, seorang sopir angkutan umum duduk bersebelahan dengan penumpang perempuan. Saat berkendara, oknum sopir tersebut mencoba menyentuh bagian tubuh dari perempuan yang memakai baju nuansa kotak berwarna krem tersebut.

Penumpang perempuan itu merasa terganggu sehingga sedikit bergeser ke arah pintu untuk menghindar tangan pengemudi tersebut. Aksi tersebut pun mengundang banyak kecaman dari warganet. Demikian dikutip dari Antara.

Rekomendasi