Perayaan Imlek di kawasan pecinan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat berlangsung meriah. Keramaian di antaranya terlihat di Wihara Dharma Bakti.
Pantauan di lokasi, Minggu (22/1) pukul 11.00 WIB,, Wihara Dharma Bakti tampak menyala dengan ornamen berwarna merah. Tidak hanya dipadati umat yang beribadah, namun juga masyarakat umum yang penasaran dengan prosesi berdoa penganut agama Buddha ini.
Menurut Ketua Yayasan Wihara Dharma Bhakti Shirley Wijaya hal berbeda yang tampak pada perayaan Imlek tahun ini adalah dicabutnya kebijakan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Alhasil, operasional kelenteng yang berdiri di Jakarta sejak tahun 1650 ini bisa berlangsung 24 jam.
"Perayaan tahun baru Imlek di Wihara Dharma Bhakti Petak Sembilan, akan diselenggarakan secara maksimal selama 24 jam dan jumlah pengunjung tidak dibatasi," kata Shirley kepada awak media di lokasi, Minggu (22/1).
Advertisement
Meski lebih longgar, Shirley menegaskan, pengunjung tetap diwajibkan menaati protokol kesehatan dan dalam keadaan sehat. "Syarat masuk ke Wihara Dharma Bhakti, dalam keadaan sehat, memakai masker dan menjaga ketertiban saat memasuki rumah ibadah, juga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19," tandasnya.
Michella (30), seorang pengunjung, mengaku baru kali pertama berkunjung ke Wihara Dharma Bhakti mengaku kagum dengan suasana toleransi yang ada. Sebab, menurut dia, tidak hanya diramaikan umat yang beribadah, tapi juga membuka tempat bagi masyarakat umum untuk menikmati suasana Imlek dengan lebih membaur.
"Saya baru pertama kali ke sini, ada nuansa toleransi yang dirasakan, saya senang sekali," ujar Widya.
Senada dengan Widya, Tommy(45), seorang warga Indonesia keturunan Tionghoa juga mengaku senang dengan keramaian yang tercipta di Wihara Dharma Bhakti saat perayaan Imlek. Dia mendoakan agar tahun baru China 2023 yang ditandai dengan kelinci air bisa menjadi berkah bagi semua.
"Semoga 2023 penuh dengan keberkahan dan harapan untuk semua agar lebih baik ke depannya," harap Widya.