Pj Gubernur DKI Diharapkan Punya Solusi Konkret Atasi Air Bersih Tercemar E.coli

Temuan bakteri E.coli di Jakarta khususnya wilayah Jakarta Utara mencapai 50.000. Biasanya, pencemaran terjadi karena galian air tanah berdekatan dengan septic tank. Seperti yang terjadi di hunian padat penduduk. Masalah kian serius karena aliran 13 sungai juga tercemar sampah.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Pj Gubernur DKI Diharapkan Punya Solusi Konkret Atasi Air Bersih Tercemar E.coli
Air Bersih Pikul di Cilincing. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Komisi D DPRD DKI Jakarta mengungkap kondisi air di Jakarta yang tercemar bakteri Escherichia coli atau E.coli. Bahkan temuan bakteri sudah melebihi batas normal di angka 2.000.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah, berharap penjabat gubernur (Pj) pengganti Anies concern dengan masalah ini. Apalagi bakteri E.coli memberikan dampak mengerikan utamanya bagi anak-anak yang mengonsumsinya.

"Siapa pun gubernurnya, Pj-nya, harusnya salah satu concern kita adalah di sana. Karena dampak daripada bakteri E.coli yang tinggi, ini kepada anak-anak kita, salah satunya adalah stunting," kata Ida, Kamis (29/9).

Dia merinci. Temuan bakteri E.coli di Jakarta khususnya wilayah Jakarta Utara mencapai 50.000. Biasanya, pencemaran terjadi karena galian air tanah berdekatan dengan septic tank. Seperti yang terjadi di hunian padat penduduk. Masalah kian serius karena aliran 13 sungai juga tercemar sampah.

"Ini berdampak kepada air tanah yang dikonsumsi oleh masyarakat," sesal Ida.

Kepada Pj gubernur mendatang, Ida harap ada solusi mengatasi persoalan lama ini. Salah satunya dengan membuat aturan perihal tata cara pembuatan septic tank dengan air tanah juga tentang pipanisasi.

"Sebelum membuat peraturan itu, harusnya kita perhatikan betul apakah kita wajib untuk sesegera mungkin membuat saluran pipanisasi," jelas Ida.

Rekomendasi