Imunisasi PCV, Dinkes DKI Target 56.417 Bayi di Tahun 2022

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian bayi dan balita di Indonesia.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Imunisasi PCV, Dinkes DKI Target 56.417 Bayi di Tahun 2022
Bulan Imunisasi Anak Nasional. ©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengadakan acara Kick Off Imunisasi Pneumococcus Conjugated Vaccine (PCV) di Puskesmas Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat dan Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (12/9).

Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Kick Off Imunisasi PCV Tingkat Nasional yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan RI di Puskesmas Talang Jambe, Sumatera Selatan dan secara paralel dilaksanakan oleh seluruh Kepala Daerah di masing-masing provinsi.

Sebagai informasi, pneumonia merupakan penyebab utama kematian bayi dan balita di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita serta mencegah stunting yang disebabkan oleh pneumonia melalui pemberian imunisasi Pneumococcus Conjugated Vaccine (PCV) dalam program imunisasi nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, estimasi sasaran introduksi imunisasi PCV di DKI Jakarta pada tahun 2022 sebesar 56.417 bayi. Hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 302 anak sudah diimunisasi PCV.

“Pelaksanaan imunisasi dapat dilakukan di Posyandu, Puskesmas, Rumah Sakit pemerintah, Rumah Sakit swasta, klinik, praktik mandiri dokter, praktik mandiri bidan, dan fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan lainnya yang memberikan layanan imunisasi. DKI Jakarta telah menyiapkan 5.100 lokasi imunisasi PCV dengan target penyuntikan 700 bayi per hari,” ungkap Widyastuti.

Widyastuti juga mengajak para orang tua untuk memanfaatkan layanan imunisasi ini agar anak-anak terlindungi dari Kejadian Luar Biasa (KLB) ataupun wabah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), seperti halnya Polio, Campak, Difteri dan Pneumonia.

Rekomendasi