Jakarnaval 2022 Habiskan Anggaran Rp5,4 Miliar

Andhika menjelaskan dalam menyelenggarakan kegiatan ini, Disparekraf berkolaborasi dengan sejumlah pihak, antara lain Ancol Taman Impian dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Jakarnaval 2022 Habiskan Anggaran Rp5,4 Miliar
Jakarnaval 2018. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Jakarnaval 2022 rampung digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu 14 Agustus sore. Parade atau kirab budaya itu habiskan anggaran dana hingga Rp 5,4 miliar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Andhika Permata. Namun, Andhika tak merinci digunakan untuk apa saja anggaran itu.

"Ya untuk anggarannya sebesar Rp5,4 miliar," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam menyelenggarakan kegiatan ini, Disparekraf berkolaborasi dengan sejumlah pihak, antara lain Ancol Taman Impian dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Jadi kita tentunya berkolaborasi dengan Ancol Taman Impian untuk venue kemudian juga disupport Jakarta Propertindo untuk lintasan sirkuit yg memang juga secara aminitas dan equipment sudah berstandar internasional," terangnya.

Diketahui Jakarnaval 2022 digelar kembali usai vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. JIEC, Ancol dipilih sebagai tempat baru pelaksanaan Jakarnaval itu. Pasalnya, Jakarnaval biasanya dihelat menyusuri Jalan MH Thamrin, sekitaran Balai Kota DKI, dan Monumen Nasional (Monas).

Andhika menjelaskan Jakarnaval 2022 digelar di area berstandar internasional. Dalam parade ini, kata Andhika ditampilkan kekayaan intelektual nusantara untuk dunia dengan kemasan kekinian.

"Kemudian yang terpenting adalah bagaimana kita menghadirkan satu kekayaan intelektual nusantara yang dikerjakan oleh anak anak muda Jakarta yang dipersembahkan untuk dunia," kata dia.

Andhika menyampaikan bahwa diadakannya Jakarnaval di JIEC, Ancol ialah bentuk aktivasi venue oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Adapun Jakarnaval 2022 mengusung tema Kekayaan Intelektual Nusantara untuk Dunia.

Reporter: Winda Nelfira

Rekomendasi