Pemprov DKI Kembali Buka Perpustakaan Umum, Jumlah Pengunjung Dibatasi

Pembukaan kembali perpustakaan umum ini diikuti aturan baru. Jumlah pengunjung akan dibatasi.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Pemprov DKI Kembali Buka Perpustakaan Umum, Jumlah Pengunjung Dibatasi
ilustrasi perpustakaan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/AN NGUYEN

Pemprov DKI Jakarta akan membuka kembali operasional perpustakaan umum DKI Jakarta. Perpustakaan ini sempat tutup sementara seiring revitalisasi Taman Ismail Marzuki.

"Perpustakaan umum daerah Provinsi DKI Jakarta akan diresmikan besok (7 Juli) dan 8 Juli teman-teman sudah bisa mengunjunginya," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun instagram @aniesbaswedan, dikutip Kamis (7/7).

Pembukaan kembali perpustakaan umum ini diikuti aturan baru. Jumlah pengunjung akan dibatasi. Pengunjung juga terlebih dahulu mendaftar keanggotaan melalui Jaklitera reservasi, kunjungan melalui perpustakaan.jakarta.go.id, dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI merevitalisasi skala besar kawasan Taman Ismail Marzuki. Sejumlah fasilitas dipugar, salah satunya perpustakaan umum daerah Provinsi DKI Jakarta yang berada di dalam kawasan tersebut.

Usai pemugaran rampung, tempat-tempat atau fasilitas yang berada di kawasan Taman Ismail Marzuki dibuka secara bertahap. Anies mengatakan, revitalisasi Taman Ismail Marzuki rampung setelah melewati berbagai tantangan, salah satunya pandemi Covid-19.

Selesai direvitalisasi, Taman Ismail Marzuki mulai dibuka dengan 'Bulan Seni Rupa'. Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan bukan hanya soal bangunan tapi pengembangan kesenian dan kebudayaan.

Dia mengatakan, Taman Ismail Marzuki adalah tanggung jawab negara dan tidak boleh dijadikan sebagai tempat mencari keuntungan.

"Harus dikelola sebagai tanggung jawab negara. Tidak boleh dijadikan tempat mencari keuntungan. Kesenian dan kebudayaan harus dijadikan sebagai kehidupan bukan penghidupan," ujarnya.

Informasi yang dipublikasi melalui instagram @perpusjkt, jam operasional perpustakaan umum daerah DKI Jakarta mulai pukul 9 pagi hingga 5 sore. Setiap sesi, hanya dibatasi 300 orang.

"Kuota terbuka untuk 300 kawan perpus per hari," demikian informasi yang diunggah, Kamis (7/7).

Pengunjung perpustakaan juga diminta melakukan reservasi secara online, agar kapasitas pengunjung perpustakaan tetap terjaga. Selain itu, pengunjung juga perlu mendaftar keanggotaan baru melalui Jaklitera, reservasi kunjungan melalui perpustakaan.jakarta.go.id, dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Rekomendasi