Wagub DKI : Penentuan Unit Rumah Lapis Diserahkan ke Warga Kampung Akuarium

Politikus Gerindra itu mengatakan, Pemprov DKI dalam hal ini hanya sebagai fasilitator bagi warga Kampung Akuarium.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Wagub DKI : Penentuan Unit Rumah Lapis Diserahkan ke Warga Kampung Akuarium
Wajah Baru Kampung Susun Akuarium. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan penentuan unit rumah lapis Kampung Akuarium ditentukan oleh warga setempat. Hal ini sehubungan adanya permintaan jatah unit oleh warga yang telah lama pindah dari kampung tersebut.

Politikus Gerindra itu mengatakan, Pemprov DKI dalam hal ini hanya sebagai fasilitator bagi warga Kampung Akuarium.

"Bagi warga yang ingin mendapatkan hunian sudah diatur, ada komunitas, sudah ada koperasi mereka bermusyawarah sendiri untuk menentukan siapa yang mendapatkan, yang berhak prioritas urutannya di lantai berapa, sudah diatur sangat baik sangat demokrasi sangat ukhuwah sangat persaudaraan yang tinggi, kami Pemprov hanya memfasilitasi,”kata Riza, Minggu (22/8).

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan, biaya sewa rumah lapis Kampung Akuarium sedang dalam tahap finalisasi. Pembahasan biaya sewa akan dibahas bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan warga Kampung Akuarium.

"Untuk skema pemanfaatannya masih dalam proses finalisasi oleh SKPD terkait bersama warga/koperasi," ujarnya kepada merdeka.com, Kamis (19/8).

Dia menjelaskan, rumah lapis Kampung Akuarium nantinya akan dihuni oleh warga setempat yang dahulu mengalami penggusuran. Dan pengolaan rumah lapis Kampung Akuarium akan dilakukan oleh koperasi warga.

Saat ini, kata Sarjoko, rumah lapis sudah terbangun Blok B dan D sebanyak 107 unit hunian ditambah 1 unit difabel, 3 unit kios dan 1 ruang galeri cagar budaya.

"Kampung susun Akuarium secara keseluruhan akan dibangun 241 unit, yang diperuntukkan bagi warga yang dulunya memang bertempat tinggal di situ," jelasnya.

Untuk proses verifikasi warga, akan dilakukan oleh lurah dan camat bersama koperasi/warga.

Sejak pembangunan tahap 1 diresmikan Anies pada 17 Agustus 2021, Sarjoko mengatakan belum ada unit dihuni warga. Dimungkinkan, unit-unit rumah lapis akan dihuni oleh Warga Kampung Akuarium pada pekan depan.

"Warga belum mulai menghuni, tapi minggu depan mungkin mulai bebenah menyicil pindahkan barang-barang," ungkapnya.

Rekomendasi