Melihat Wajah Baru Kampung Akuarium yang Sempat Digusur Ahok

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah selesai membangun dua dari lima blok Kampung Susun Akuarium yakni blok B dan D dengan total hunian sebanyak 107 unit tipe 36.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Melihat Wajah Baru Kampung Akuarium yang Sempat Digusur Ahok
Anies Baswedan resmikan kampung susun akuarium. ©Instagram/@aniesbaswedan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah selesai membangun dua dari lima blok Kampung Susun Akuarium yakni blok B dan D dengan total hunian sebanyak 107 unit tipe 36.

"Program strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman dan Masyarakat yang bertujuan untuk memfasilitasi warga DKI Jakarta, memenuhi rasa keadilan dalam bermukim dan memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak huni, nyaman dan terjangkau. Sehingga, Jakarta tidak hanya maju kotanya, tapi juga bahagia warganya," ujar Anies dalam sambutannya, Selasa (17/8).

Anies menegaskan, rampungnya pembangunan Kampung Susun Akuarium sebagai pelunasan janji-janji kemerdekaan dan wujud kehadiran negara membantu rakyat lemah.

"Kata kunci yang memungkinkan Kampung Susun Akuarium ini terwujud adalah kolaborasi. Kolaborasi sejak perencanaan, berlanjut pembangunan, serta nanti saat pengelolaan. ini akan menjadi contoh dari kerja bersama antara warga, pengembang swasta, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan Kampung Susun pertama di Jakarta," jelas Anies seperti dikutip dari akun Instagramnya.

Perjalanan Kampung Akuarium

11 April 2016 lalu, Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, kala itu membongkar hunian liar di Kampung Akuarium. Dalihnya, kawasan itu akan dibangun dinding turap sehingga bebas dari banjir dan rob saat air pasang. Pembangunan itu, sambungnya, juga bagian dari proyek normalisasi.

"Tinggal di kawasan kumuh, ini daerah yang rawan kena TBC. Anda tinggal di sungai, di laut, sempit-sempitan tidak ada matahari langsung, saya enggak mungkin membiarkan Anda sakit," kata pria yang akrab disapa Ahok di Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, sekitar Maret silam.

2 Mei 2017, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan segera melakukan penertiban terhadap warga yang secara liar tinggal di kawasan Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Karena sebelumnya, telah dilakukan relokasi kepada warga sekitar ke tiga rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), Marunda, Rawa Bebek dan Cipinang.

5 Mei 2017, Bangunan liar yang kembali berdiri di area Kampung Akuarium, Jalan Pasar Ikan, Jakarta Utara, kembali akan segera ditertibkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya penertiban kali ini tidak perlu lagi sosialisasi karena lahan tersebut sebenarnya adalah milik pemerintah DKI Jakarta.

Kala itu, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, penertiban tersebut akan terus dilakukan selama masih ada warga yang nekat tinggal. Karena sebenarnya lahan tersebut diperuntukkan untuk membangun kawasan ruang terbuka hijau (RTH).

10 November 2017, setelah Gubernur dan Wakil Gubernur baru menjabat, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sebanyak 16 perkampungan kumuh akan menjadi prioritas program penataan. Dua di antaranya ialah Kampung Akuarium dan kawasan perkampungan di sekitar Angke, Jakarta Utara.

"Yang diajukan kepada kita 16, salah satunya (Kampung) Akuarium, salah satunya juga Angke. Ada beberapa yang sempat ditertibkan sebelumnya sebagai bagian dari kebijakan pemerintah sebelumnya kita akan rapikan," ujar Sandiaga ditemui di Lapangan Eks IRTI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/11).

31 Mei 2018, warga Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, dijanjikan pembangunan rumah permanen oleh Gubernur Anies Baswedan.

10 Oktober 2019, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana melakukan revitalisasi kawasan Kampung Akuarium, Jakarta Utara menjadi kawasan budaya sejarah. Dimana penetapan kawasan tersebut akan dimulai dari kawasan Masjid Luar Batang hingga Kawasan Kota Tua.

"Dalam revitalisasi, dengan bangunan cagar budaya, semua ketentuan mengenai cagar budaya, kita akan ikuti. Jadi, dalam perencanaannya pun, kita mendengarkan warga, mendengarkan pakar cagar budaya sehingga nanti tempat ini benar-benar menjadi semacam kawasan wisata budaya sejarah," katanya di Jakarta, Rabu (10/10).

Kawasan wisata budaya sejarah tersebut, dia mengungkapkan, akan membentang mulai dari Masjid Luar Batang, Pelabuhan Sunda Kelapa, Kampung Akuarium, sampai ke Kota Tua.

18 Agustus 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai penataan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi tersebut pada Senin 17 Agustus.

Reporter Magang: Leony Darmawan

Halaman
Rekomendasi