Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 27.233 dari data Sabtu (3/7) yang menunjukkan masih 2.256.851 orang. Penambahan ini membuat total kasus positif Covid-19 nasional menembus 2.284.084 orang.
Kementerian Kesehatan melaporkan dari 34 provinsi di Indonesia, lima di antaranya mencatat penambahan kasus Covid-19 tertinggi. DKI Jakarta kembali berada di posisi teratas dengan kontribusi kasus Covid-19 sebanyak 10.485 orang. Total kasus Covid-19 di DKI Jakarta kini mencapai 580.595 orang.
Penambahan ini mencatat rekor tertinggi kasus Covid-19 harian di DKI Jakarta. Rekor tertinggi sebelumnya terjadi pada Sabtu (3/7) yang mencatat penambahan kasus Covid-19 harian sebanyak 9.702 orang.
DKI Jakarta berada di peringkat pertama penyumbang kasus Covid-19 harian tertinggi sejak 23 Juni 2021. Posisi DKI Jakarta disusul Jawa Barat dengan kontribusi kasus Covid-19 sebanyak 4.458 orang. Total kumulatif kasus Covid-19 di Jawa Barat menembus 402.405 orang.
Posisi berikutnya diisi Jawa Tengah yang menyumbang kasus Covid-19 sebanyak 2.955 orang. Sehingga total kasus Covid-19 di provinsi tersebut mencapai 265.280 orang.
Kemudian DI Yogyakarta mengontribusi kasus Covid-19 sebanyak 1.615 orang. Total kasus Covid-19 di DI Yogyakarta menyentuh angka 65.249 orang. Peringkat kelima adalah Jawa Timur, menyumbang 1.468 kasus Covid-19. Total keseluruhan kasus Covid-19 mencapai 178.725 orang.
Demikian laporan Kementerian Kesehatan melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (4/7). Data dihimpun dalam 24 jam terakhir hingga hari ini pukul 12.00 WIB.
Sementara 29 provinsi lain di Indonesia, mencatat penambahan kasus Covid-19 di bawah 800 orang.
Berikut rinciannya:
Sumatera Barat: 435 kasus
Riau: 463 kasus
Bangka Belitung: 170 kasus
Papua: 67 kasus
Sumatera Selatan: 244 kasus
Kepulauan Riau: 416 kasus
Sulawesi Selatan: 176 kasus
Kalimantan Timur: 738 kasus
Banten: 621 kasus
Sumatera Utara: 132 kasus
Sulawesi Tenggara: 138 kasus
Aceh: 72 kasus
Lampung: 281 kasus
Sulawesi Tengah: 56 kasus
Papua Barat: 276 kasus
Bali: 355 kasus
Nusa Tenggara Barat: 9 kasus
Sulawesi Utara: 94 kasus
Jambi: 131 kasus
Kalimantan Selatan: 208 kasus
Kalimantan Utara: 0 kasus
Kalimantan Tengah: 240 kasus
Nusa Tenggara Timur: 340 kasus
Maluku Utara: 146 kasus
Maluku: 0 kasus
Sulawesi Barat: 64 kasus
Gorontalo: 0 kasus
Bengkulu: 190 kasus
Kalimantan Barat: 190 kasus.