Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bila di Ibu Kota memiliki sumber daya yang cukup untuk mencapai target vaksinasi harian seperti yang diarahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Yakni target 100 ribu orang melakukan vaksinasi untuk satu hari.
"Dalam satu hari kita bisa melakukan vaksinasi sebagai kapasitas terpasang adalah 158 ribu orang divaksin per hari," kata Anies dalam YouTube BPK, kamis (17/6/2021).
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan bila pelaksanaan vaksinasi tergantung dari jumlah vaksin yang dikirimkan oleh Kementerian Kesehatan. Saat ini, kata Anies, pasokan vaksinasi tersebut cukup memadai.
"Lalu Pemprov, TNI, Polri bersama menggunakan saat ini kapasitas terpasang untuk melaksanakan vaksinasi, agar rata rata per hari adalah 100 ribu vaksinasi. Bila kita bisa rata-rata melakukan vaksinasi 100 ribu per hari, maka insyaallah akhir Agustus kita akan bisa memvaksin seluruh orang dewasa di Jakarta," ucap dia.
Sementara itu, Anies menyatakan bila sebanyak 3.041.573 warga Ibu Kota telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Kata dia, jumlah tersebut berdasarkan data hingga Rabu (16/6/2021).
"DKI: 3 JUTA ORANG TELAH DIVAKSIN! Alhamdulillah, kita lewati capaian ini kemarin. Dari target 30 Juni, tercapai 16 Juni, dua pekan lebih cepat," kata Anies dalam unggahan instagram @aniesbaswedan, Kamis (17/6/2021).
Berdasarkan unggahan tersebut sebanyak 1,8 juta orang telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua atau 62,4 persen dari 3 juta orang yang telah menerima dosis pertama.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberikan target kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar 7,5 juta penduduk di wilayahnya harus sudah divaksin pada Agustus 2021. Hal ini disampaikan Jokowi usai meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Rusun Tanah Tinggi Jakarta Pusat, Senin (14/6/2021).
"Saya juga tadi telah menyampaikan kepada Gubernur DKI untuk nanti di akhir Agustus, target 7,5 juta penduduk di Jakarta harus sudah tervaksinasi," kata Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin.
Dia mengakui, target tersebut bukanlah hal mudah dan tergolong sangat ambisius. Namun, Jokowi menekankan hal ini terpaksa dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta.
"Ini memang target yang sangat ambisius. Tetapi, mau tidak mau kita harus menuju ke sana untuk mencapai kekebalan komunal (atau) herd immunity," ucap Jokowi.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Ika Defianti