Dirlantas Polda Metro Jaya menyarankan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat kebijakan pengganti pelarangan sepeda motor di Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat. Mereka menyarankan penerapan ganjil genap untuk pengendara sepeda motor.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambut baik usulan tersebut. Bahkan untuk itu pihaknya akan intens melakukan koordinasi dengan Dirlantas.
"Itu masukan yang bagus. Kita akan koordinasikan dan nanti realisasinya di lapangan seperti apa," katanya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/1).
Politisi Gerindra ini mengatakan usulan ini juga untuk menciptakan keadilan bagi seluruh pengendara. Karena, kata dia, mobil diatur ganjil-genap sehingga motor juga harus mengikuti aturan tersebut.
"Karena kalau mobil ada genap-ganjil mestinya juga ada unsur keadilannya kan motor juga genap ganjil. Nanti tim melihat pemantauan dan bagaimana caranya memonitor itu karena akan lebih kecil kan nomor platnya terus kesadaran dan kepatuhan dari masyarakat nya itu harus kita juga tingkatkan," ungkapnya.
Untuk penerapan ini perlu revisi pergub, kata Sandiaga masih dalam proses dan juga masih terus dimatangkan oleh Dirlantas kemudian BPTJ. Dan masih terus dilakukan pengkajian oleh Dinas Perhubungan. Satu yang pasti putusan MA harus dilaksanakan.
"Segera (kajian ganjil-genap) Kita lagi minta teman-teman dishub dipercepat," tutupnya.