Sandi soal penerimaan pajak sektor hiburan tak capai target: Pengusaha ayo patuh dong

Sandi juga menegaskan tidak ada hubungannya penutupan beberapa pusat hiburan dengan pendapat pajak sektor hiburan yang belum mencapai target.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Sandi soal penerimaan pajak sektor hiburan tak capai target: Pengusaha ayo patuh dong
Sandiaga tinjau proyek fly over Pancoran. ©2017 merdeka.com/titin supriatin

Pencapaian penerimaan pajak dan retribusi DKI Jakarta pada tahun 2017 telah melampaui target. Pemprov menargetkan penerimaan pajak 2017 sebesar Rp 35,6 triliun dan berhasil mencapai Rp 36,1 triliun

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menyampaikan rasa bangganya atas capaian Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) dan semua pihak yang telah bekerja sama.

"Hari ini, kita mendapat sebuah pencapaian yang spektakuler mendekati fantastik. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran BPRD yang dipimpin oleh Pak Edy dan jajaran tentunya ini tidak mungkin bisa tercapai tanpa kerjasama dari KPK, BPK perwakilan Jakarta juga Dirlantas," katanya di Kantor BPRD, Jakarta Pusat, Selasa (2/1).

Menurut data dari BPRD, sektor yang belum mencapai target yang ditetapkan di tahun sebelumnya, yakin pajak hotel. Saat ini baru mencapai 99,09 persen dan pajak hiburan baru mencapai 94,38 persen.

Khusus pajak hiburan yang tidak mencapai target, dijelaskan Sandiaga, tidak ada hubungannya dengan penutupan beberapa pusat hiburan.

"Enggak juga, saya rasa ini kepatuhan saja dari kita. Alhamdulillah kelas menengah sudah mulai patuh, tinggal yang pengusaha-pengusaha besar aja nih. Pengusaha hiburan ayo dong patuh," ujarnya.

Agar pencapaian pajak hiburan dapat tercapai, Sandiaga ingin menerapkan dengan kerjasama dengan seluruh bank. Bukan hanya bank-bank tertentu saja namun seluruh bank yang dibawahi BI untuk pembayaran pajak.

"Bukan hanya bank-bank tertentu saja tapi kita dengan kerjasama BI kita akan pake GPN (gerbang pembayaran nasional) semua fasilitas hiburan tersertifikasi dan kita harapkan fasilitas hiburan ini enggak main kucing-kucingan lagi," kata Sandi.

Rekomendasi