Mau terapkan ERP, Anies-Sandi kirim tim ke Singapura

Wacana penerapan ERP (Electronic Road Pricing) seperti di Singapura kembali dimunculkan di DKI Jakarta. Kali ini, Pemprov DKI Jakarta menjalin kerjasama pelatihan SDM untuk mempersiapkan program tersebut.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Mau terapkan ERP, Anies-Sandi kirim tim ke Singapura
Anies-Sandi di apel siaga. ©2017 Merdeka.com

Wacana penerapan ERP (Electronic Road Pricing) seperti di Singapura kembali dimunculkan di DKI Jakarta. Kali ini, Pemprov DKI Jakarta menjalin kerjasama pelatihan SDM untuk mempersiapkan program tersebut.ERP atau sistem jalan berbayar merupakan sistem skema pengumpulan tol elektronik yang diadopsi untuk mengatur lalu lintas dengan cara jalan berbayar. Hari ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno bertemu dengan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar.Sandi mengatakan kerjasama yang dijalin pihaknya ialah semacam lokakarya (workshop). Tim dari Pemprov DKI akan dikirim ke Singapura mengikuti pelatihan."BPSDM kita terlibat nanti juga ada dari pemprov yang dikirim ke Singapura kemarin tanggal 7-11 November sudah ada dan akan lebih banyak yang dikirim untuk melihat penerapan ERP yang di sana dan belajar untuk memastikan bagaimana nanti penerapannya untuk Jakarta," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/11).Menurutnya, sistem jalan berbayar ini juga kemungkinan bisa diberlakukan untuk pengendara motor. Hal itu menurutnya menjadi tantangan."Kita meminta karena ada tiga juta lebih motor, kendaraan roda dua di Jakarta bagaimana ERP ini juga bisa memasukkan motor sebagai salah satu yang nanti bisa dikenakan tentunya biaya untuk biaya ERP ini," jelasnya.Sementara itu Duta Besar Singapura, Anil Kumar Nayar mengatakan Singapura telah berpengalaman dalam manajemen lalu lintas yang diadopsi dari berbagai kota di berbagai negara. Karena itulah pihaknya ingin berbagi pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta.Penerapan sistem jalan berbayar di Singapura telah berjalan sejak puluhan tahun. Manajemen lalu lintas menurutnya menjadi tantangan bagi semua kota-kota besar baik Singapura maupun Jakarta. Dia berharap kerjasama Singapura dengan Jakarta bisa terus berlangsung.

Rekomendasi