Polisi terus menyelidiki penyebab jatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/3). Hari ini, tiga orang kembali dimintai keterangan sebagai saksi."Hari ini kita akan memeriksa tiga saksi. Yaitu dari teknisi yang melakukan perawatan dan pemeliharaan terhadap lift tersebut serta sore akan kita periksa dari saksi ahli lift yang kemarin melakukan survei," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto, kepada wartawan, Senin, (20/3). Total saksi yang sudah diperiksa sebelumnya adalah 10 saksi. Salah satu saksi yang sudah diperiksa adalah dari warga setempat yang membantu dalam proses penyelamatan korban. "Kalau kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi. Yaitu satu saksi itu warga setempat atau pedagang yang membantu untuk mengevakuasi korban. Sembilan saksi lain terdiri dari manajemen, terus pihak operator CCTV, operator lift, pengawas, dan pihak dari pengelola Blok M," imbuh Budi.Sampai saat ini, dugaan sementara jatuhnya lift karena kelebihan muatan. Dalam pemeriksaan selanjutnya, akan dilihat apakah alarm dari lift bekerja dengan baik. "Sementara ini masih kita coba dalami karena dugaan masih karena overload, nah kita akan melihat sistem alarm tersebut bekerja baik tidak dengan sistem pengamanan yang ada di lift tersebut," jelasnya. Budi belum bisa memastikan siapa yang bertanggungjawab atas jatuhnya lift ini. Namun, sudah ada beberapa bukti tambahan berupa dokumen yang sudah diamankan. "Belum (ditetapkan yang bertanggungjawab) nanti kita akan masih terus melakukan penyidikan dulu," jelasnya.
Insiden lift jatuh di Blok M Square, total 10 saksi diperiksa
Insiden lift jatuh di Blok M Square, total 10 saksi diperiksa. Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Hermanto mengatakan, belum bisa memastikan siapa yang bertanggungjawab atas jatuhnya lift ini. Namun, sudah ada beberapa bukti tambahan berupa dokumen yang sudah diamankan.
Rekomendasi