Soal kerusuhan di GBK, Ketum Jakmania koordinasi dengan Polda Metro

Tindakan anarkis yang terjadi merupakan tindakan individu para suporter, dan bukan tindakan yang terorganisir

Muchlisa Choiriah
Oleh Muchlisa Choiriah - Reporter
Soal kerusuhan di GBK, Ketum Jakmania koordinasi dengan Polda Metro
Ketua Umum The Jakmania sambangi Polda Metro Jaya. ©2016 merdeka.com/muchlisa choiriah

Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad, menyambangi Polda Metro Jaya, Kamis (30/6). Kedatangannya kali ini untuk berkoordinasi terkait kerusuhan di Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (23/6) lalu."Saya sudah berkoordinasi dengan pihak polisi dan memberikan pernyataan. Ini menjadi pembelajaran buat kita semua agar tak terulang kembali kasus seperti kemarin," kata Richard di Polda Metro Jaya, Kamis (30/6).Adapun pernyataan tersebut yakni:1. Mengecam tindakan anarkis para suporter dalam pertandingan Persija melawan Sriwijaya FC, 24 Juni 2016 baik di dalam maupun di luar Stadion Utama Glora Bung Karno yang mengakibatkan korban luka-luka dan kerugian materi, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan instansi terkait, khususnya kepolisian.2. The Jakmania tidak ada permasalahan dengan kepolisian Polda Metro Jaya, selama ini menjalin hubungan baik dan tetap berkomunikasi secara aktif.3. Tindakan anarkis yang terjadi merupakan tindakan individu para suporter, dan bukan tindakan yang terorganisir secara oganisasi.4. The Jakmania menerima sangsi yang diberikan, baik oleh Komite Kode Etik maupun oleh pemerintah, di mana sebagai instropeksi bagi pengurus dan anggota The Jakmania untuk konsolidasi dan berbenah diri guna memperbaiki citra Thee Jakmania dan persepakbolaan di Indonesia, khsusnya DKI Jakarta.5. Terhadap para pelaku anarkis, pengrus The Jakmania menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku dan peengurus The Jakmania akan kooperatif membantu Polda Metro Jaya."Ke depan saya sampaikan juga, kalau terkait hate speech kits akan adakan klinik hukum, itu adalah materinya UUD ITE, yang sifatnya kita pingin edukasi. Kita tidak ingin kejadian kemarin kembali terulang," ujarnya.Disinggung sanksi bagi para pelanggar aturan The Jakmania, Richard menuturkan pasti ada sanksi sosial. "Kami akan bersikap profesional dengan memberikan tindakan jika ada hal-hal yang melakukan sifat-sifat tidak terpuji," tutupnya.

Rekomendasi