M Taufik geram Ahok hapus 3 in 1 padahal macet makin parah

"Pertanyaannya, uji coba itu dalam rangka apa? Kalau hasilnya tidak dipakai buat apa?" sindir Taufik pada Ahok.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
M Taufik geram Ahok hapus 3 in 1 padahal macet makin parah
Ahok-M Taufik. ©2014 Merdeka.com

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menghapus kawasan 3 in 1 per Senin (16/5) kemarin. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan uji coba tanpa 3 in 1 selama hampir tiga pekan.Sebagai gantinya, bakal diterapkan pelat ganjil genap sambil menunggu penerapan jalan berbayar, electronic road pricing (ERP). Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, menyayangkan kebijakan penghapusan itu. Sebab, dari hasil dua kali uji coba, penghapusan justru membuat jalanan ibu kota bertambah macet.Dalam catatan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI, kata Taufik, saat uji coba penghapusan sedikitnya terjadi peningkatan kemacetan 24,35 persen."Pertanyaannya, uji coba itu dalam rangka apa? Kalau hasilnya tidak dipakai buat apa? Masa uji coba tambah macet lo hapus," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/5).Selain itu, politisi Gerindra ini juga menyesalkan tidak digunakannya hasil evaluasi uji coba penghapusan 3 in 1 ini sebagai bahan pertimbangan. Dia pun meminta Pemprov DKI mengkaji ulang solusi yang relevan untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi."Kecuali berdasar uji coba ternyata tidak macet. Tujuannya kan untuk menghindari macet. Misal, jawabannya bukan 3 in 1, tapi 4 in 1," tegas Taufik.

Rekomendasi