FKPPI: Ahok rendahkan TNI, tentara mengawal masyarakat bukan sampah

FKPPI melayangkan somasi sebanyak dua kali. Namun tidak ada tanggapan. Mereka melaporkan Ahok ke Polda.

Ronald
Oleh Ronald - Reporter
FKPPI: Ahok rendahkan TNI, tentara mengawal masyarakat bukan sampah
Ahok di Markas Kostrad. ©2015 Merdeka.com/penkostrad

Komentar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok kembali menuai kontroversi. Ahok mengancam akan mengirim tentara jika DPRD Bekasi melarang truk sampah DKI Jakarta dikelola di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Selaku pengacara Forum Komunikasi Putra Putri TNI-POlri (FKPPI), Yusuf Kusuma menyatakan kekecewaannya atas pernyataan Ahok.

"Yang kami rasa amat menyinggung perasaan kami selaku keluarga besar TNI dan Polri," ujar Yusuf di Polda Meto Jaya, Selasa (3/11).

Yusuf mengaku, FKPPI langsung melayangkan somasi sebanyak dua kali. Namun tidak ada tanggapan sama sekali dari Ahok. Karena itu pihaknya bermaksud menyelesaikan ini secara hukum. "Makanya kita laporan. Somasi untuk permintaan maaf kepada TNI," tegasnya.

FKPPI tidak terima dengan pernyataan Ahok yang dinilainya cenderung melecehkan peran TNI di Indonesia. "Kitra tidak paham, mengirim tentara untuk mengirim sampah ke Bekasi. Tentara itu menjaga masyarakat tugasnya, bukan mengawal sampah, ini merendahkan sekali martabat tni," ucapnya.

Bukan itu materi persoalannya,kt dalam hal pernyataan gubernur saja. Imbasnya amat luas. Ada indikasi semacam provokasi. Ternyata masyarakat di sana kan jadi ribut dan menutup akses ke Bantargebang.

Rekomendasi