Ahok ngaku sempat tanya Pemkot Jaksel alasan segel masjid Ahmadiyah

"Indonesia dibangun dari konstitusi, bukan kelompok mayoritas atau minoritas."

Ferrika Lukmana Sari
Oleh Ferrika Lukmana Sari - Reporter
Ahok ngaku sempat tanya Pemkot Jaksel alasan segel masjid Ahmadiyah
Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat menanyakan ke Wali Kota Jakarta Selatan Syamsudin Noor tentang alasan penyegelan rumah ibadah Jemaah Ahmadiyah di Tebet Jakarta Selatan."Wali kota ketemu saya, saya bilang segel alasannya apa?" kata Ahok di Balai Kota Jakarta Pusat, Rabu (15/7).Dia juga mempertanyakan banyak rumah ibadah lain yang tak memiliki izin mendirikan bangunan kenapa tidak disegel. "Banyak rumah ibadah yang tidak ada IMB, kenapa nggak disegel juga," terang dia.Dia mengungkapkan penyegelan itu menghalangi kelompok keagamaan untuk beribadah. Padahal berdasarkan UUD 1945 setiap warga negara yang diberi kebebasan untuk menganut kepercayaan dan ibadahnya masing-masing "Indonesia dibangun dari konstitusi, bukan kelompok mayoritas atau minoritas," terang dia.Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menyegel rumah yang menjadi markas Jemaah Ahmadiyah, Rabu (8/7). Pemkot Jaksel mengeluarkan Surat Peringatan 1 berisi pernyataan bahwa rumah di Jalan Bukit Duri Tanjakan Batu, RT 02/08, Tebet, Jakarta Selatan, itu tak sesuai fungsi tentang rumah ibadah dan menyalahi tata ruang.

Rekomendasi