Pelaksana Gubernur (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, dikenal dengan gaya bicara yang keras dan lugas. Setelah menjadi gubernur nanti, dia berjanji akan tetap menjadi diri sendiri tidak akan ada yang berubah."Apa yang mau diubah? Susah jugakan. Makanya saya bilang kalau kamu pernah main drama atau film. Kamu berbulan-bulan latihan untuk main yang cuman setengah jam atau sejam," jelas Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/11).Seandainya ada yang meminta dirinya mengubah gaya bicara seperti seperti Jokowi saat memimpin DKI Jakarta, dia pun menolak. Menurutnya hal itu tak lebih penting dari terus berbenah Jakarta."Nah kalau saya jadi gubernur mesti kayak Pak Jokowi bisa pingsan. Latihannya berapa jam? Orang seharian lebih dari sehari kita kerja, enggak bisa (latihan)," kelakarnya.Ahok menambahkan, jika dia mengubah gaya bicarannya hanya seperti orang bersandiwara. Sehingga dia tak berminat melakukan itu."Karena anda memerankan karakter orang," tegasnya.Hanya saja, dia berjanji setelah menjadi gubernur nanti akan lebih tenang dan tak mudah emosi. "Kalau aku enggak mau banyak ribut, tanda tangan aja, coret, pusing amat," tambahnya.
Ahok jadi gubernur: Kalau aku mesti kayak Jokowi, bisa pingsan
Meski tak akan mengubah gaya bicaranya, Ahok berjanji tak mudah emosi dan berbicara dengan nada membentak.
Advertisement
Rekomendasi