5 Orang ini terang-terangan tantang Jokowi

Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menjadi bulan-bulanan politikus lain ketika isu penyadapan di rumah dinasnya.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
5 Orang ini terang-terangan tantang Jokowi
Jokowi. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Gubernur DKI Joko Widodo ( Jokowi ) menjadi bulan-bulanan politikus lain ketika isu penyadapan di rumah dinasnya merebak berbarengan dengan isu kemunduran Tri Rismaharini dari jabatan wali kota Surabaya. Para politikus tersebut, menantang Jokowi untuk melaporkan penyadapan itu kepada pihak berwajib.Terakhir politikus PKS Fahri Hamzah yang menyebut Jokowi hanya menimbulkan isu murahan tentang penyadapan tersebut. Bukan hanya Fahri, politikus lain juga menantang Jokowi untuk membuktikan janjinya untuk membenahi Jakarta.Sebab, Jokowi berkomitmen untuk membenahi Jakarta saat terpilih menjadi orang nomor satu Jakarta. Berikut orang-orang yang terang-terang tantang Jokowi:

Anggota DPR Komisi III Ruhut Sitompul secara terang menantang Jokowi berdebat soal sejumlah permasalahan di Jakarta. Ruhut memang dikenal kerap kali mengkritisi Jokowi.Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) enggan menanggapi politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang mengajaknya debat publik mengenai permasalahan di Jakarta. Jokowi mengakui dirinya memang tidak ahli dalam berdiskusi dan berdebat. Jokowi mengaku lebih senang blusukan mencari langsung permasalahan yang dihadapi warga."Saya ini enggak bisa debat, saya sudah ngomong, sudah mengakui bahwa saya enggak bisa debat, saya itu enggak bisa ngomong. Kalau disuruh terjun ke kali, terjun ke pasar, waduk, lumpur itu bagian saya," kata Jokowi.

Jika Jokowi tetap maju dalam Pilpres 2014 mendatang, Amien Rais meragukan etika politik mantan wali kota Solo itu. Amien menantan Jokowi lebih dulu membuktikan semua janji-janjinya saat berkampanye di Pilgub DKI tahun lalu."Lebih baik bersabar, buktikan dulu sukses sebagai Gubernur DKI, saya kira nanti berbondong-bondong orang akan memilih dia," kata Amien saat melepas rombongan mudik PAN di Senayan, Jakarta, Minggu (3/8).Amien mengakui, elektabilitas Jokowi saat ini memang tinggi menggalahkan capres lainnya seperti Prabowo Subianto, Megawati, Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa. Namun, peta politik jelang pemilu bisa berubah-ubah.

Jokowi bermimpi Jakarta memiliki terowongan bawah tanah (deep tunnel) yang multifungsi. Tapi politikus Demokrat di DPRD, Ahmad Husein Alaydrus menantang Jokowi untuk mewujudkan terowongan di bawah tanah yang membentang sepanjang MT Haryono hingga Pluit itu."Itu asal bunyi (Asbun) saja, harus ada ahlinya yang meneliti, nanti evaluasinya seperti apa? Teknologinya bagaimana? Emang dia pikir kaya pat-pat gulipat tinggal lipat aja," katanya kepada merdeka.com, Jumat (28/12).Alaydrus juga kesal Jokowi tak pernah mengajak DPRD saat membahas anggaran suatu proyek. Untuk proyek deep tunnel ini, Jokowi menganggarkan dana Rp 16 triliun.

Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menganggap sinis isu ditemukannya alat sadap di kediaman Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ). Dia menilai banyak kejanggalan dalam isu yang pertama kali dilontarkan oleh Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo itu.Ramadhan menantang Jokowi untuk membuktikan temuan tersebut. Sebab saat Edward Snowden mengungkapkan bahwa Indonesia disadap Australia, Jokowi tak bertindak apa-apa. "Moga-moga Jokowi tidak cari sensasi. Soalnya ketika kasus penyadapan heboh lalu, Jokowi kok adem-ayem. Saat Edward Snowden beberkan kedutaan-kedutaan besar di Jakarta jadi pusat sadapan, Jokowi diam seribu bahasa," ujar Ramadhan dalam pesan singkat, Jumat (21/2).

Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menyayangkan ada isu murahan soal penyadapan terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Fahri pun menantang Jokowi untuk berani buka-bukaan soal isu penyadapan ini."Saya nantang Jokowi, kalau bener dia diintip, ayo buka, jangan untuk pencitraan," ujar Fahri kepada wartawan, Jakarta, Selasa (25/2).Menurut Fahri, penyadapan boleh dilakukan hanya untuk kepentingan pengusutan kasus hukum. Itu pun ada aturannya.

Rekomendasi