Sambil ngopi, Ahok ditantang mantan gubernur bersaing di pilgub

Saat itu, mantan Gubernur Bangka Belitung Hudarni Rani enggan merestui niatnya untuk menyantuni orang tua di daerahnya.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Sambil ngopi, Ahok ditantang mantan gubernur bersaing di pilgub
Ahok pulang kampung. ©2013 Merdeka.com/Nurul

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan alasan utamanya untuk menjadi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung adalah kopi. Dirinya ingin memberikan santunan sebesar 150.000 setiap bulan kepada orang tua di Bangka Belitung untuk ngopi."Saya mau kasih mereka santunan buat ngopi, biar enggak jenuh di rumah. Soalnya mereka bisa ngobrol sama temen-temennya jadi enggak banyak pikiran dan bisa punya umur panjang. Kopi paling cuman 3000," ungkapnya saat ngopi di salah satu kedai kopi di Manggar, Belitung Timur, Sabu (15/2).Sebab, Ahok menilai, orang tua memiliki beban pikiran lebih jika tidak mendapatkan teman berbincang atau mengisi waktu. Pasalnya, permasalahan makan, kesehatan dan tempat tinggal sudah diurus oleh keluarganya.Namun niat Ahok masih terganjal. Sebab ia saat itu masih menjabat sebagai bupati Belitung Timur, dan gubernur saat itu, Hudarni Rani enggan merestui niatnya. Bahkan, Hudarni menantang Ahok untuk bersaing di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2007."Dia (Hudarni) malah nantang saya, 'kalau kamu mau buat begitu jadi gubernur saja'. Ya sudah saya nyalon jadi gubernur. Habis di Belitung Timur semua sudah selesai. Kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sudah," jelasnya.Namun sepertinya rencana tersebut harus dipendam dalam-dalam oleh suami dari Veronica ini. Pasalnya dirinya kalah dalam Pilgub tersebut. "Kalau saya tidak dicurangi orang tua di Bangka Belitung bisa ngopi terus setiap hari," tutupnya.Ahok memang menyenangi minuman berwarna hitam, kopi. Namun dirinya jarang menikmatinya di luar rumah. Sebab ada hal yang mengganggunya."Soalnya kalau ngopi di warung kopi saya tidak kuat dengan asap rokoknya," jelasnya di salah satu warung kopi di Manggar, Belitung Timur, Sabtu (15/2).Dengan alasan ada gangguan pada pernapasan, Ahok memilih untuk ngopi di rumah. Ataupun ingin ngopi di luar, dirinya akan memilih berkumpul dengan perempuan."Saya lebih baik ngopi sama perempuan aja kalau di luar," ungkapnya.

Rekomendasi