Rayakan malam tahun baru di JNF, 160 warga pingsan

"Mereka kebanyakan terdesak dan kejepit," jelas Dien Emmawati.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Rayakan malam tahun baru di JNF, 160 warga pingsan
JNF 2014. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Ratusan ribu orang ikut merayakan malam pergantian tahun di sejumlah lokasi. Kondisi ini membuat sejumlah pusat perayaan dipenuhi lautan manusia, termasuk pagelaran Jakarta Night Festival. Sejumlah warga terkapar akibat berdesak-desakan atau tidak kuat berdiri terlalu lama.Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati mengungkapkan, sedikitnya ada sekitar 160 orang menjadi korban saat malam pergantian tahun di Ibu Kota. Beberapa di antaranya mengalami sakit, hingga jatuh pingsan."Keseluruhan pasien ada 160 yang sakit dan pingsan di seluruh lokasi perayaan (TMII, Ancol, Sudirman)," ungkap Dien saat dihubungi, Rabu (1/1).Penanganan awalnya dilakukan di Rumah Sakit Lapangan di titik-titik lokasi perayaan. Namun tetap saja masih ada beberapa pasien yang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat."Pasien dirujuk lima orang. Ancol dua orang, Thamrin tiga orang. Anak kecil kejang-kejang, ada orang di Monas dan dua di Thamrin. Mereka kebanyakan terdesak dan kejepit," jelas Dien.Selain menurunkan tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas, Dinas Kesehatan juga melakukan kerja sama dengan beberapa pihak. Penanganan bantuan diberikan oleh pelajar dan mahasiswa, di mana tugasnya mengantarkan korban masuk ke Rumah Sakit Lapangan."Evakuasi dari jalan ke dalam tenda, pelajar dan mahasiswa yang tangani. Pas di dalam, baru ditangani kita, rumah sakit lapangan," tandasnya.

Rekomendasi