Ahok: Mana ada kepala dinas yang tidak jelek-jelekkan kami

Ahok menegaskan rotasi yang dilakukan di lingkungan pemprov semata-mata ingin menempatkan orang yang kompeten.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Ahok: Mana ada kepala dinas yang tidak jelek-jelekkan kami
Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Dalam kurun waktu satu tahun, lebih dari lima kali Gubernur Jokowi dan wakilnya Ahok merombak susunan birokrasi di lingkungan Pemprov DKI. Mulai dari kepala dinas, deputi sampai jajaran wali kota digantinya.Kabar yang beredar, Jokowi dan Ahok sengaja mencopot orang-orang yang selama ini menjadi anak emas Foke. Tapi hal itu dibantah dengan tegas oleh Ahok .Menurutnya, justru dukungan pada mereka sudah dirasakan sejak masa kampanye. Mereka lah yang tak disambut dengan tangan terbuka oleh birokrat DKI."Mana ada, Pak Saefullah (wali kota Jakarta Pusat) saat kampanye jelek-jelekin kami juga. Kalau mau bicara jujur, mana ada kepala dinas yang gak jelek-jelekin kami," ucap Ahok saat berbincang santai dengan merdeka.com di ruang kerjanya, Kamis (26/9) lalu.Sebagai orang yang tersudut kala itu, Ahok coba membuktikan kinerja bersama Jokowi . Justru, Jokowi dan Ahok memberikan kesempatan mereka yang mumpuni menjadi komisaris di BUMD milik DKI."Buktinya nggak ada orang luar yang kami masukkan, bahkan yang bagus dan masih muda kami letakkan ke komisaris. Jadi gimana mau buktiin kita singkirkan orang Foke?" ucap Ahok ."Kalau ada orang pada protes, Pak Fadjar (mantan Sekda) jadi komisaris Jaya Ancol, ya itu karena orang ini bisa kerja, administrator yang baik," jelasnya memberi contoh.Tapi Ahok tak dapat memungkiri, untuk membangun Jakarta yang lebih baik tentu dibutuhkan orang-orang yang siap kerja keras. Dan mereka yang dianggap lambat, mau tidak mau harus dievaluasi."Memang ada beberapa yang nggak bisa kerja dan ikutin draft kita dan kita beri tindakan, kaya Pak PU (Ery Basworo) yang lama. Nggak bisa ikut gaya kami, tapi yang lain secara keseluruhan oke saja," beber Ahok tersenyum.Ahok yakin tak ada pilih kasih yang dilakukan pihaknya dalam menempatkan pejabat di DKI. Karena semua berproses melalui tes yang dilakukan bersama Polri."Kita fair, kita tes, semua ada nilainya, kita punya data," tegas pria berkacamata ini.

Baca juga:

Ahok: Kalau pindahkan orang berdasar agama, rusak negara ini!

Ini isi BBM pendemo Lurah Susan ke Ahok

Ahok: Aku kadang kasihan sama Pak Jokowi

Ahok: Saya anak ideologis Bung Karno!

Rekomendasi