Warga Ria Rio enggan pindah, Jokowi akan ajak makan siang

"Siapa yang mau gusur. Kita kan mau mindahin. Usirnya kita baik-baikkan," kata Jokowi.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Warga Ria Rio enggan pindah, Jokowi akan ajak makan siang
Revitalisasi Waduk Ria Rio. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akan mengajak makan siang warga Waduk Ria Rio yang enggan direlokasi. Cara ini dilakukan agar warga bersedia pindah karena dalam waktu dekat waduk akan dinormalisasi.Hingga saat ini, pembangunan sisi timur terpaksa dikerjakan pada tahap dua karena terganjal pembebasan lahan. Untuk menyelesaikannya, mantan wali kota Solo ini akan mengajak makan siang bersama. Sebab, beredar isu warga akan mengerahkan ormas guna menolak dilakukan penggusuran."Untuk apa, dikerahkan, orang kita juga enggak ngapain-ngapain, siapa yang mau gusur. Kita kan mau mindahin. Usirnya kita baik-baikkan, makan siang, komunikasi, gitu-gitu kan lebih baik, jadi jalan keluarnya ketemu," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Jumat (6/9).Bahkan, ia juga menyambut baik apabila Komnas HAM turun campur dalam hal ini. Sebab, ia menilai Komnas HAM memiliki niat baik dalam ikut serta menyelesaikan persoalan tersebut."Enggak apa-apa, Komnas HAM kan baik datang untuk kebaikan," tegasnya.Selasa (3/9) lalu, untuk menghindari penggusuran, warga yang tinggal di Waduk Ria Rio melakukan pemagaran dengan kawat berduri. Pemagaran dilakukan bersama ahli waris keluarga Adam Malik, Wakil Presiden ke-3 RI.

Rekomendasi