Ahok: Lurah Warakas marah gara-gara saya cabut 3 rumahnya

"Kalau dia macam-macam, saya bisa tuntut."

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Ahok: Lurah Warakas marah gara-gara saya cabut 3 rumahnya
Wagub Basuki T Purnama. nurul ©2012 Merdeka.com

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkap cerita di balik kenekatan Lurah Warakas Mulyadi yang berniat menggugat Gubernur Jokowi. Menurut Ahok, lurah Warakas marah setelah dia mencabut tiga rumahnya di rusun Marunda. "Lurah Warakas ini marah sama kita gara-gara saya cabut tiga rumah dia di rusun Marunda. Namanya itu langsung disewain ke orang. Saya ada buktinya. Ada bukti saya," kata Ahok dalam rapat koordinasi dengan deputi gubernur dan asisten deputi gubernur seperti diunggah di Youtube oleh akun Pemprov DKI, 1 Mei 2013. Ahok menyinggung soal lurah Warakas saat bicara pentingnya merit system dalam penentuan jabatan di lingkungan Pemprov DKi Jakarta. Untuk keberlangsungan merit system itu, maka diberlakukan lelang jabatan.Ahok pun mengancam lurah Warakas itu. "Kalau dia macam-macam, saya bisa tuntut. Bisa saya copot dia. Bisa berhenti dari PNS kalau kita proses," kata Ahok. Sementara itu, Lurah Warakas Mulyadi masih bersikeras mengaku tak memiliki unit di rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Malahan Mulyadi mengaku hanya memfasilitasi warganya yang tinggal di bawah kolong tol Warakas."Ah enggak ada. Logikanya rusun Marunda, bagaimana ceritanya. Itu hanya provokator aja, memang dulu tahun 2005 pengosongan kolong tol. Di kolong tol 2005 kita bongkar, bagi yang tinggal di samping kolong sisi tol. Ada uang kerohiman Rp 1 juta. Kalo enggak ambil uang itu, harus ambil rusun di Marunda bagi warga masyarakat," kata Mulyadi kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (3/5).

Rekomendasi