Polisi tembak mati otak pelaku spesialis pembobol ATM

Empat orang dibekuk. Sementara enam lagi masih buron.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Polisi tembak mati otak pelaku spesialis pembobol ATM
empat pelaku yang dibekuk. henny rahma sari.©2013 Merdeka.com

Komplotan spesialis pembobol brankas ATM dibekuk Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dari 12 anggota mereka, enam orang lainnya masih buron."Otak pelaku atas nama Buyung (48) dan eksekutor M. Harun terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan saat ditangkap," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/4).Untuk empat pelaku lainnya, Edo (38), Dedi (33), Boyke (41) dan Andi (30) berhasil dibekuk petugas."Para pelaku tidak akan segan-segan melukai korbannya jika melawan," ucap Rikwanto.Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Toni Hermanto menjelaskan para pelaku merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan di berbagai daerah, antara lain, Cikini, pool taksi di Duren Sawit, sebuah ruko di Klender, Jakarta Timur, dan terakhir di ATM BRI Limo."Rata-rata saat beraksi mereka mendapatkan keuntungan ratusan juta. Untuk kejadian yang di ATM BRI Limo, masing-masing mereka mendapatkan bagian Rp 26 juta," jelas Toni.Empat pelaku, yakni Buyung, M. Harun, Edo dan Dedi ditangkap di Lampung pada Kamis, 18 April 2013. "Kemudian Boyke dan Andi ditangkap di Jakarta keesokan harinya," terang Toni.Dari para pelaku petugas menyita, satu unit brankas ATM BRI, satu gunting besar, lima buah linggis, satu unit mobil, dan satu buah samurai, satu pucuk senjata api, dan 4 butir peluru kaliber 38."Mereka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun," tandas Toni.

Rekomendasi