Jokowi akhirnya curhat masalah banjir ke pimpinan DPRD

Sejak dilantik, Jokowi dan DPRD sangat dingin. Pembahasan RAPBD 2013 pun alot karena DPRD tak paham program Jokowi.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Jokowi akhirnya curhat masalah banjir ke pimpinan DPRD
Jokowi naik gerobak. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Sejak dilantik menjadi gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo kurang harmonis dengan mitranya DPRD. Tapi hari ini, pria yang akrab disapa Jokowi itu mengadakan silaturahmi ke gedung yang terletak bersebelahan dengan kantornya.Jokowi ditemani Deputi Keuangan DKI Hasan Basri dan Sekda Fadjar Panjaitan. Mereka duduk satu meja bersama pimpinan DPRD, Ketua Ferrial Sofyan, dan dua wakilnya Triwisaksana, dan Inggard Joshua. Dalam pertemuan itu, Jokowi fokus curhat terkait bencana banjir sepekan lalu."Pertama banjir, jebolnya tanggul Latuharhary. Tadi malam kita anggap selesai dan sudah dilewati kereta dan sudah diserahkan ke Kementerian PU," ujar Jokowi dalam sambutannya di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta, Selasa (22/1).Kemudian Jokowi memberikan laporan penanganan banjir di Gedung Plaza UOB, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Dirinya mengaku sudah mengecek ke gedung tersebut."Kedua, di UOB kami cek tadi pagi, lantai ke tiga masih separuh, Insya Allah malam hari ini selesai. Ketiga, masalah di Pluit kenapa air di sana gak turun karena pompa teredam, 4 pompa masih belum bisa jalan," jelas Jokowi.Dia mengusulkan agar DPRD turut memberikan perhatian agar penanganan masalah banjir di Jakarta bisa segera selesai. "Kemarin kami sudah ketemu presiden, agar pusat dipercepat juga, kemudian sodetan. Percepatan Ciliwung dan pembebasan tanah, sehingga nantinya ada 4 sungai yang dinormalisasi, Ciliwung, Pesanggrahan, Sunter, Kali Angke. Mudah-mudahan cepat atasi banjir di Jakarta," paparnya.Jokowi juga berharap semua pihak menyambut baik usulannya agar semua gedung membuat sumur resapan mengurangi genangan air ketika musim hujan tiba."Dalam 4 meter, ada yang 6 meter 200 meter dan lebar 1 meter. Ini kalau bisa ratusan ribu kita buat. Segala jurus kita pakai untuk atasi banjur. Pompa-pompa segera dipasang, mudah-mudahan segera ada lampu hijau dari Kementerian PU," ujar Jokowi.

Rekomendasi