Polres Metro Jakarta Selatan terus melakukan penyelidikan terkait tawuran pelajar antara SMK 29 Penerbangan dengan SMK Bakti Jakarta yang memakan dua korban luka, Kamis (11/10) siang. Dari hasil pemeriksaan saksi, petugas mengantongi 5 pelaku yang rencananya akan segera dilakukan penangkapan."Kalau Pancoran, kita sudah kantongi pelaku, ada 5 orang nama pelaku rencananya akan kita ambil," terang Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan di kantornya, Jl Wijaya II, Jakarta, Jumat (12/10).Sampai saat ini, Polres Jakarta Selatan telah memeriksa 5 orang saksi. Para pelaku dianggap mengetahui peran dari lima pelaku akan diburu petugas. "Ada sekitar 5 orang kita periksa yang mengetahui peran detail dari pelaku," kata Dia.Sementara, satu korban siswa kelas X SMK Bakti Jakarta bernama Rizki Alfian yang mengalami luka bacok senjata tajam di bagian punggung masih kritis di RS Cipto Mangun Kusumo. Sebab, korban mengalami luka tusuk tembus hingga bagian paru-paru korban."Tembus dengan paru-paru, ditusuk dari belakang, kondisi sampai saat ini kritis di ICU RSCM," jelasnya.Pasca tawuran pelajar, petugas aktif melakukan razia di sekitar Jakarta Selatan. Dari razia di Tebet, Jakarta Selatan, petugas mengamankan lima orang pelajar dari sebuah sekolah di Jakarta Barat. Lima dari dua pelaku tersebut petugas mendapatkan sebilah golok dan celurit."Setelah kejadian kemarin ada hal unik, terus kita melaksanakan razia di sekeliling Jakarta. Kita dapatkan sekumpulan anak SMA, saat kita geledah, ada dua siswa bawa senjata tajam, perempuan membawa golok untuk mengocok batu es dan siswa pria membawa celurit," paparnya.Kini kedua pelajar tersebut diamankan di Mapolres Jakarta Selatan dan sedang dimintai keterangan oleh penyidik.
Polisi buru 5 pelaku tawuran pelajar di Pancoran
Dari hasil pemeriksaan saksi, polisi mendapatkan peran 5 pelaku dalam tawuran.
Advertisement
Rekomendasi