Keberatan saksi Jokowi jadi bahan evaluasi KPU Jaktim

Jokowi-Ahok mendapatkan 53,21 persen suara. Sedangkan Foke-Nara mendapatkan 46,79 persen dari jumlah total suara sah.

Laurel Benny Saron Silalahi
Keberatan saksi Jokowi jadi bahan evaluasi KPU Jaktim
jokowi kampanye di jakarta timur. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Jakarta Timur usai diumumkan. Dari sepuluh kecamatan di Jakarta Timur, pasangan Foke-Nara hanya menang di tiga kecamatan yaitu kecamatan, Cipayung, Matraman, dan Kramat Jati.Pada saat melakukan penghitungan suara di tingkat kecamatan Matraman, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Timur, Chairil Anwar, sempat membacakan keberatan saksi dari pasangan Jokowi-Ahok."Adanya indikasi keterlibatan lurah se-Matraman yang menginstruksikan untuk memilih nomor 1 dan menginstruksikan kepada bawahannya untuk keliling PPS dengan menggunakan baju koko," ujar Chairil membacakan keberatan saksi dari pasangan nomor 3 tersebut.Chairil mengatakan, selain keterlibatan kelurahan, ada juga sekelompok orang yang dilaporkan mengenakan baju koko untuk meminta mencoblos pasangan urut satu pada saat berada di TPS."Selain itu saya juga dapat laporan bahwa ada beberapa orang menggunakan pakain nomor urut 1 dengan pin di bajunya bertuliskan 'I love Kumis', yang ada di TPS untuk meminta warga mencoblos pasangan nomor urut 1," tambahnya.Menanggapi keberatan tersebut, Chairil menyatakan pihaknya akan menjadikan hal tersebut sebagai bahan evaluasi bagi KPU Kota Jakarta Timur ke depan."Ini kan permasalah internal kita, nantinya ini akan jadi bahan evaluasi ke depannya. Kalau laporan itu sendiri telah diketahui oleh Panwas," ujarnya.Dari hasil rekapitulasi itu, pasangan Jokowi-Ahok berhasil menaklukkan pasangan incumbent Foke-Nara di tujuh kecamatan dari sepuluh kecamatan yang berada di wilayah Jakarta Timur. Jokowi-Ahok mendapatkan 53,21 persen suara. Sedangkan Foke-Nara mendapatkan 46,79 persen dari jumlah total suara sah yaitu 1.306.586 suara.

Rekomendasi