Perempuan Paruh Baya di Aceh Terlibat Penyelundupan Imigran Gelap
Merdeka.com - Polda Aceh menangkap P, seorang perempuan paruh baya terlibat penyelundupan imigran gelap asal etnis Rohingya. P, merupakan warga Sumatera Utara.
"Wanita paruh baya tersebut diamankan ketika hendak menjemput tiga perempuan etnis Rohingya di tempat penampungan di Lhokseumawe," kata Dirkrimum Polda Aceh Kombes Sony Sanjaya, Selasa (3/11) seperti dikutip Antara.
Sebelum, ratusan imigran etnis Rohingya, Myanmar, ditampung di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe. Mereka tiba di Aceh dalam dua gelombang. Pertama pada Juni 2020 dengan jumlah 99 orang dan kedua 297 orang pada September 2020.
Didampingi Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, Direktur Reserse Kriminal Umum itu mengatakan pelaku P merupakan orang suruhan etnis Rohingya yang tiba di Aceh sejak 2010.
"Orang tersebut selama ini ditampung dengan biaya lembaga migran internasional di Medan, Sumatera Utara. P disuruh menjemput tiga imigran etnis Rohingya di BLK Lhokseumawe," ungkap dia.
Perwira menengah Polri itu menyebutkan wanita paruh baya tersebut tidak terkait dengan empat tersangka penyelundupan imigran gelap etnis Rohingya yang ditangani Polda Aceh.
"Antara P dengan empat tersangka lainnya tidak terkait, walau mereka sama-sama diduga terlibat penyelundupan imigran gelap etnis Rohingya," ujarnya. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya