Pemprov DKI Setop Bantuan Makanan ke Pencari Suaka, Ini Langkah UNHCR

Selasa, 27 Agustus 2019 00:32 Reporter : Merdeka
Pemprov DKI Setop Bantuan Makanan ke Pencari Suaka, Ini Langkah UNHCR Thomas Vargas Kepal. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Thomas Vargas Kepal Perwakilan United Nations High Commission on Refugees (UNHCR) menyampaikan, pihaknya akan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menangani permasalahan pencari suaka pasca Pemda DKI Jakarta menghentikan bantuan makanan kepada mereka.

"Kita dalam situasi yang sulit saat ini. Kita akan bekerja sama dengan pemerintah dan dengan semua mitra yang bisa membantu," kata Vargas di Kantor UNHCR, Jakarta Pusat, Senin (26/8).

UNHCR juga menyampaikan, mereka bisa bekerja sama dengan siapa pun yang bisa menyediakan makan bagi para pencari suaka. "Kita akan bekerja sama dengan pemerintah dan pihak lain hingga tempat itu (kemp penampungan pencari suaka Kalideres) ditutup," ujar Vargas.

Meskipun tempat penampungan para pencari suaka di Kalideres akan ditutup oleh Pemda DKI Jakarta, Vargas mengapresiasi kemurahhatian Pemda DKI yang telah bersedia untuk sementara menampung para pencari suaka tersebut.

"Tempat itu memang diperuntukkan oleh Pemda hanya sementara untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pencari suaka," katanya.

Program UNCHR

Setelah itu, lanjut Vargas, pihaknya juga akan mencetuskan sebuah program untuk bisa membuat para pencari suaka mandiri. Dan tidak tergantung lagi oleh bantuan langsung dari pihak luar.

"Sehingga mereka bisa menjaga diri mereka sendiri," kata Vargas.

Program ini, kata Vargas menggandeng Organisasi Perburuhan Dunia (ILO), Universitas Atmajaya, dan juga Dompet Dhuafa. Jenis programnya, Vargas menerangkan, akan menawarkan para wirausahawan muda untuk meminang para pencari suaka yang memiliki kemampuan dan bakat supaya bisa bekerja dengan mereka.

"Sehingga para pencari suaka itu bisa diberi, bukan gaji tapi tunjangan untuk transportasi dan makanan mereka," ungkap Vargas.

"Dan cara ini pencari suaka akan menang, dan ini situs yang saling menguntungkan. (Di mana) perusahaan lokal akan dikuatkan dengan dibantu pencarian suaka, dam pencari suaka bisa menjaga dirinya karena memperoleh makanan," tuturnya.

Reporter: Yopi Makdori [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini