Pemprov DKI Alokasikan Rp5,3 Triliun Untuk Bansos Hingga Desember 2020

Selasa, 9 Juni 2020 14:39 Reporter : Yunita Amalia
Pemprov DKI Alokasikan Rp5,3 Triliun Untuk Bansos Hingga Desember 2020 Warga terdampak Covid-19 terima bantuan sosial. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Edi Sumantri menyatakan Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan Rp5,3 triliun untuk bantuan sosial hingga Desember 2020. Alokasi tersebut menyesuaikan Kementerian Sosial yang menyalurkan Bansos dampak Covid-19 hingga akhir tahun.

"Yang saat ini sudah dialokasikan untuk penanganan Covid-19 dan Bansos dalam BTT adalah sebesar Rp5,3 triliun," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (9/6).

Dari jumlah tersebut, anggaran yang telah dicairkan sebesar Rp1,2 triliun. Sementara sisanya, masih menunggu pendapatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Saat ditelisik soal ketersediaan anggaran untuk alokasi tersebut, Edi menjawab, belum bisa dipastikan. Bahkan, dia menambahkan, nilai untuk Bansos masih bisa berubah seiring dengan pendapatan Pemprov DKI.

Sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri, Edi menjelaskan, alokasi tersebut untuk 3 sektor utama yakni kesehatan, jaring pengaman sosial, dan pemulihan ekonomi.

2 dari 2 halaman

Lebih lanjut dia menambahkan, untuk pencairan Bansos per bulan nilainya berbeda tergantung keuangan Pemprov.

"Bansos kita di APBD ada Rp4,8 triliun. Untuk KJP, disabilitas, pemenuhan tambahan anak, KJL, KJMU. Memang sejak Mei sudah dicarikan, Rp748 miliar, sudah penjadwalan di Mei Rp748 miliar, di Juni Rp396 miliar, Juli Rp275 miliar, September Rp689 miliar, Oktober Rp413 miliar, November Rp839 miliar, Desember Rp1,4 triliun. Jadi nanti Rp4,8 triliun itu udah kita bikin proyeksi pembayarannya," jelasnya.

Edi mengungkapkan, nilai Bansos pada bulan Desember lebih besar lantaran diproyeksikan keuangan Jakarta mulai menggeliat pada Juli. Terlebih lagi, dikatakannya, hotel dan beberapa sektor usaha lainnya membayar PBB pada Juni selain itu terdapat piutang dari pemerintah pusat.

"Desember besar ada penyaluran keempat dan piutang kita akan dibayar 50 persen dari pemerintah pusat. DBH baru dibayar dari Rp5,1 triliun dibayar Rp2,6 triliun, Rp2,5 triliunnya katanya dibayar Desember," tutupnya. [fik]

Baca juga:
Pemerintah Siapkan Rp2,36 Triliun untuk Penguatan Pendidikan Pesantren dan Keagamaan
Istana Klaim Jokowi Selalu Ingatkan Bansos Tepat Sasaran
Penerima Bantuan Uang Tunai di Tangsel Mengaku Diminta Rp50 Ribu untuk Uang Rokok
Istana Soal Kartu Prakerja: Hanya 28 Persen Dana untuk Pelatihan, Sisanya Bansos
Bahaya Bansos Dipolitisasi Petahana
Pemprov Riau Bentuk Tim Supervisi Awasi Penyaluran Bantuan Warga Terdampak Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini