Panggil Disdik, PDIP DKI Paparkan 10 Aduan Terkait Diskriminasi di Sekolah

Rabu, 10 Agustus 2022 14:19 Reporter : Merdeka
Panggil Disdik, PDIP DKI Paparkan 10 Aduan Terkait Diskriminasi di Sekolah Fraksi PDIP DKI Jakarta Panggil Disdik DKI Jakarta. Winda Nelfira/Liputan6.com

Merdeka.com - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk memberikan klarifikasi atas diskriminasi kepada siswa atau siswi di sekolah negeri di DKI Jakarta hari ini, Rabu (10/8). Pemanggilan ini buntut dugaan adanya siswi di sekolah negeri yang dipaksa memakai jilbab.

Dalam pertemuan ini, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo menyatakan setidaknya ada 10 sekolah negeri di Ibu Kota DKI yang diduga terlibat dalam kasus diskriminasi terhadap siswa atau siswinya.

Rio menjelaskan adapun 10 sekolah tersebut dihimpun Fraksi PDIP DKI dari pengaduan masyarakat terkait intoleransi di lingkungan sekolah.

"Ada 10 case yang kita ungkap. Pertama, di SMAN 58 Jakarta Timur. Kami sudah mediasi kepada beberapa stake holder," kata Rio di Ruang Rapat Fraksi PDIP DKI Jakarta.

Rio menyampaikan kasus ini terjadi pada November 2020. Dimana ada oknum Guru SMAN 58 Jakarta yang melarang anak didiknya memilih ketua OSIS non muslim.

2 dari 2 halaman

Aduan Diterima Fraksi PDIP DKI Jakarta

Berdasarkan laporan pengaduan masyarakat terkait intoleransi di lingkungan sekolah yang diterima Fraksi PDIP DKI Jakarta, kejadian ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar dari oknum guru berinisial TS yang menyampaikan instruksi dalam sebuah grup Whatsapp. Guru tersebut meminta para siswa tidak memilih pemimpin yang berbeda agama.

Lebih lanjut Rio menyatakan diskriminasi lain terjadi di SMAN 101 Jakarta Barat (Jakbar). Dalam kesempatan itu, ia tak menuturkan aksi diskriminasi yang terjadi di SMAN tersebut.

Terkait aduan yang terjadi di SMAN 101 (Jakbar) tersebut, diperoleh Fraksi PDIP dari seorang warga yang menyampaikan keluhan dari tetangganya. Warga menyampaikan bahwa ada siswi non muslim yang diwajibkan memakai
kerudung pada hari Jumat dengan alasan penyeragaman pakaian sekolah.

Sayangnya, tidak ada siswi yang membuat pengaduan resmi soal hal tersebut karena takut mendapatkan intimidasi dari pihak sekolah.

Selain itu, dugaan aksi diskriminasi juga terjadi di SMPN 46 Jakarta Selatan, SDN 2 Jakarta Barat, SMKN 6 Jakarta Selatan, SMPN 75 Jakarta Barat, SMPN 74 Jakarta Timur, SDN 03 Tanah Sareal Jakarta Barat, SMPN 250 Jakarta Selatan, dan SDN 3 Cilangkap Jakarta Timur.

Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com [gil]

Baca juga:
Dugaan Pemaksaan Pemakaian Jilbab di Sekolah, Besok Disdik Dipanggil DPRD DKI Jakarta
PBB Kecam Larangan Jilbab untuk Anak Sekolah di Prancis
Muslim India Mogok Berjualan untuk Protes Larangan Berhijab di Sekolah
Massa Geruduk Dubes India di Jakarta Terkait Larangan Hijab
Massa Geruduk Kedubes India Terkait Larangan Berhijab
Pengadilan India Setujui Larangan Jilbab untuk Siswa Muslim

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini