Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Modus baru pelaku curanmor, putus kabel aki agar alarm tak bunyi

Modus baru pelaku curanmor, putus kabel aki agar alarm tak bunyi Ilustrasi Curanmor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Casmadi dan tiga rekannya kerap mencuri mobil dengan cara memutus kabel aki. Tujuannya agar alarm tidak nyala dan bisa menggondol mobil.

Setidaknya, kawanan ini sudah lima kali beraksi di Depok. Adapun lokasinya di Bukit Cengkeh, Mekarsari, Tanah Baru Beji, Cibubur, dan di H Icang Cimanggis.

Biasanya mereka beraksi malam hari saat warga sedang terlelap. Mereka juga membawa airsoft gun untuk menakuti korban. Mereka mengincar mobil yang menggunakan kunci lama.

"Mereka mengincar mobil Avanza yang terparkir di luar rumah," kata Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Senin (30/1).

Mereka membagi tugas saat aksi. Casmadi masuk ke dalam kolong mobil dan memutus kabel aki. Kemudian pintu mobil dibuka dengan letter T lalu mengebor kunci kontak. "Letter T dipakai lagi untuk menghidupkan kendaraan," ungkapnya.

Sedangkan tersangka Hasanudin mengawasi situasi. Sedangkan Haidir menunggu di mobil. Satu unit mobil dijual Rp 20 juta. Dan tiap orang mendapat rata-rata Rp 3 juta.

"Mulanya kami menerima laporan dari warga ke Polsek Sukmajaya tanggal 13 Desember 2016 mobil Avanza-nya hilang ketika parkir di depan rumahnya. Setelah itu kami lakukan pengejaran, tiga pelaku ditangkap di Indramayu dan satu pelaku Hasunudin alias Jawir ditangkap di Pasar Rebo," jelas Daus.

Empat pelaku berhasil diamankan. Mereka adalah Casmadi alias Wancin (43), Hasanudin alias Jawir (35), alias Toto (28), dan Maman (29). Satu pelaku berhasil kabur.

Terkait penangkapan itu, tiga mobil hasil curian diamankan. Mobil ini sebelumnya dijual ke penadah berinisial A di Cijantung. "Penadah ini juga masih kami kejar. Biasanya dijual dengan harga 20 juta," tutupnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP