Pungutan liar (pungli) marak di Jakarta Utara (Jakut). Para pelaku merupakan juru parkir atau yang biasa disebut 'Pak Ogah'. Mereka menyasar sopir truk yang melintas.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady mengatakan, Pak Ogah ini melakukan aksi pungli terhadap para supir truk di pertigaan atau perempatan jalan.
"Kemaren saya berkomunikasi dengan para sopir, pungli yang dimaksud adalah para Pak Ogah yang ada di pertigaan atau perempatan jalan. Akan kita tertibkan," kata Fuady saat dihubungi, Rabu (12/2).
"Sejak awal kita sudah menertibkan, hanya mereka ini kucing-kucingan dengan petugas, saat petugas ada mereka lari dan sebaliknya," sambungnya.
Fuady mengungkapkan, pihaknya sudah berkali-kali melakukan penindakan terhadap para Pak Ogah. Bahkan, anak buahnya itu juga mengamankan barang bukti uang diduga hasil pungli.
"Sudah berkali-kali kita tindak, rata-rata uang diamankan dari Pak Ogah ini antara Rp10 ribu sampai Rp20 ribu," ungkapnya.
"Kalau dari para sopir mereka minta tidak tentu, karena dikasih sopirnya berapa, mulai Rp500 sampai Rp2.000," sambungnya.
Dia menegaskan, bakal memberikan sanksi yang tegas terhadap para terduga pungli tersebut jika memang mendapatinya.
"Tindakan lebih tegas, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk diberikan sanksi lebih tegas," pungkasnya.
Advertisement