Kalah di Pilgub DKI, Ahok tetap fokus bereskan normalisasi sungai

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mengebut beberapa program sampai akhir masa jabatannya Oktober nanti. Melakukan normalisasi sungai tetap menjadi fokusnya.

Yayu Agustini Rahayu
Oleh Yayu Agustini Rahayu - Reporter
Kalah di Pilgub DKI, Ahok tetap fokus bereskan normalisasi sungai
Ribuan warga beri semangat Ahok di Balai Kota. ©2017 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mengebut beberapa program sampai akhir masa jabatannya Oktober nanti. Melakukan normalisasi sungai tetap menjadi fokusnya.Ahok berdalih melakukan normalisasi agar pada akhir tahun dan awal tahun nanti warga Jakarta tidak kebanjiran."Normalisasi sungai supaya pas November hingga Desember lebih kurang banjir. Makanya Kemang mau kita kerjain Cipinang Melayu kita kerjain. Kali Sunter juga," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).Selain itu, Ahok juga harus menyiapkan penyusunan anggaran Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD-P 2017. Nantinya itu bakal dia kunci agar tidak ada dana keluar masuk sembarangan."Kita siapkan APBD-P sama KUA-PPAS. Mesti dikunci, beresin," terangnya.Meski disebut kalah dalam versi hitung cepat di Pilgub DKI, Ahok menegaskan perombakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus seizin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sebab, desas-desus menyebut lengsernya Ahok mengancam jabatan para anak buahnya. "Seizin Mendagri," tegas Ahok.

Rekomendasi