Integrasi dengan Transjakarta, sopir KWK berharap lebih sejahtera
Merdeka.com - Angkutan Umum Koperasi Wahana Kalpika (KWK) resmi terintegrasi dengan Transjakarta. Kondisi ini diharapkan bisa membuat nasib para sopir KWK menjadi sejahtera lantaran terbantu atas kerja sama ini.
"Harapan kami semoga pendapatan supir lebih baik dibanding sebelumnya," ungkap Fernando, salah seorang sopir KWK Jurusan PGC-Condet di gedung Balai Kota, Senin (3/4).
Para pengemudi KWK ini mengharapkan upah sebesar UMP. Sebelumnya pendapatan mereka hanya bersumber dari sisa uang setoran ke pemilik armada.
"Biasanya kita dapet upah 100-150 ribu perhari dari hasil narik setengah hari, dengan adanya integrasi ini kami harap pihak Transjakarta dan KWK memberi kami upah standar UMP," ujar Fernando.
Dia menambahkan, rekan seprofesinya berharap kepada pihak Transjakarta. Terutama lebih memerhatikan nasib mereka dalam memberikan upah. "Kami mengharapkan uang bensin juga diberi kepada kami, jadi kami benar-benar tenang dan nyaman selama mengemudi tanpa memikirkan uang bensin."
Dalam masa uji coba KWK terintegrasi Transjakarta ini para pengemudi belum tahu akan diberi upah berapa. Mereka hanya diberi tahu bahwa pihak Transjakarta membayar sewa kepada pemilik armada sebesar RP 206.000 per hari. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya