Hindari Bentrok, Massa Demo Pro dan Kontra Anies Bubar Dikawal Polisi

Selasa, 14 Januari 2020 18:15 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Hindari Bentrok, Massa Demo Pro dan Kontra Anies Bubar Dikawal Polisi Aksi Dukung dan Kontra Anies Depan Balaikota DKI Jakarta. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Aksi unjuk rasa menuntut Gubernur Anies Baswedan lengser membubarkan diri. Pembubaran langsung dikawal oleh polisi, Selasa (14/1).

Massa diarahkan bubar dengan masuk ke kawasan Monas. Hal ini dilakukan guna menghindari bentrok dengan kelompok massa pro Anies.

Pantauan di lapangan, sekitar pukul 16.45 WIB, massa 'Suara Rakyat Bersatu Jakarta Bergerak' mulai meninggalkan kawasan dekat patung kuda. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto pun tampak turut mengawal massa yang pulang tersebut.

Heru mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya bentrokan antara massa yang berbeda pandangan tersebut jika kemudian bertemu.

"Ini kita bikin begini supaya tidak ketemu dan mudah-mudahan tidak terjadi benturan antara dua kelompok ini," kata dia, saat ditemui dalam perjalanan mengantar pendemo, Monas, Jakarta, Selasa (14/1).

Pengamanan akan diberikan hingga massa sampai di tempat-tempat mereka memarkir kendaraan. Salah satunya di kawasan Stasiun Gambir.

1 dari 1 halaman

Sementara massa yang hendak pulang dengan menggunakan KRL lewat stasiun Juanda maupun Gondangdia juga diantar dengan menggunakan mobil patroli kawasan Monas.

"Mereka ada kendaraan kok. Memang pertama datang, parkir di Gambir. Memang sudah standby-nya di sana," imbuhnya.

Tak hanya kelompok kontra, kelompok pendukung Anies pun juga dikawal oleh kepolisian. Di bawah komando Wakapolres Jakarta Pusat.

"Di tempat parkir, kita yakinkan mereka keluar dengan aman. Di kelompok sana juga sudah ditungguin juga sama Wakapolres, jadi saling kita menjaga," jelas Heru.

Dia pun meyakini tidak akan terjadi benturan antara kedua kelompok tersebut. Ketegangan hanya terjadi ketika aksi dijalankan.

"Insya Allah kalau sudah sama-sama bubar, mereka tidak akan mencari. Mereka mencari karena ada di sini belum bubar, di sana sudah dibubarin, ini sama-sama kita bubarin. Sama-sama mereka kembali. Insya Allah tidak akan ada benturan di tengah jalan," tandasnya.

[rnd]
Topik berita Terkait:
  1. Anies Baswedan
  2. Demo
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini