DPRD DKI Sarankan Anies Juga Gratiskan PBB untuk Bangunan di Bawah Rp 2 Miliar

Kamis, 25 April 2019 01:04 Reporter : Merdeka
DPRD DKI Sarankan Anies Juga Gratiskan PBB untuk Bangunan di Bawah Rp 2 Miliar Pengunduran diri Sandiaga Uno. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua Fraksi Nasdem DKI Jakarta, Bestari Barus mengatakan, dirinya mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk merevisi kebijakan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp 1 miliar. Bahkan, dia menyarankan agar bangunan bernilai Rp 2 miliar juga ikut digratiskan.

"Saya kira itu (revisi kebijakan) hal kewajaran, malah mungkin kalau saran saya yang Rp 2 miliar pun kita gratiskan. Kita naikan yang harga Rp 1,5 miliar yang Rp 2 miliar, sehingga masyarakat-masyarakat yang di kelas bawah itu merasakan betul kehadiran pemerintah," katanya saat dihubungi wartawan, Rabu (24/4).

Selain itu, dia juga menyarankan agar Anies tidak terlalu terburu-buru membuat pernyataan revisi kebijakan ini sebelum duduk persoalannya jelas.

"Apalagi gubernur mengatakan pada kampanyenya maju kotanya bahagia warganya. Ya mudah-mudahan bukan hanya yang satu miliar ini, tapi ditambahkan," ujarnya.

Senada dengan Bestari, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali mengaku juga mendukung rencana revisi ini.

"Kalau emang ditambah (kebijakannya) artinya ada kepedulian gubernur terhadap rakyat kan. Khususnya PNS, guru, ABRI, TNI Polri. Itukan suatu bijak," ungkapnya.

Menurut Ashraf, bangunan di bawah Rp 1 miliar yang harus dikenakan pajak ialah bangunan yang dialihfungsikan untuk kebutuhan usaha. Yaitu seperti warung, kos-kosan, maupun jenis toko lainnya.

Sedangkan bangunan yang fungsinya masih sebagai rumah, sebaiknya tetap digratiskan. Ia pun mendorong agar revisi segera dilakukan.

"Segera direvisi, dan 1 miliar ke bawah itu ya tetap digratiskan, bahkan alhamdulillah kalau mau ditambah TNI, guru, PNS, Polri. Setuju saya dengan kebijakan gubernur dengan ada tambahan dengan catatan tidak menghapuskan," tukas Ashraf.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini