Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Djarot sebut TKD naik bagi PNS yang miliki pekerjaan risiko tinggi

Djarot sebut TKD naik bagi PNS yang miliki pekerjaan risiko tinggi Djarot Saiful Hidayat. ©2017 Merdeka.com/syifa

Merdeka.com - Gubernur DKI jakarta Djarot saiful Hidayat mengatakan bahwa faktor risiko pekerjaan yang dijadikan sebagai alasan untuk dinaikannya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Para Pegawai Negri Sipil (PNS) yang memiliki risiko pekerjaan yang sangat tinggi terutama dalam hal keselamatan yang menyangkut diri mereka sendiri patut untuk dinaikan TKD-nya.

Baginya, para pekerja yang memiliki risiko keselamatan yang tinggi adalah mereka-mereka yang bekerja langsung di lapangan. Perlu ada apresiasi lebih karena pekerjaan yang dilakukan mereka terbilang berat dan juga menyangkut nyawa.

"Kemaren sudah saya sampaikan misalnya ada teman-teman kita petugas yang memadamkan api. Yang ada di lapangan lho ya ini yang dipikirkan. Untuk TKD-nya itu bisa dinaikkan, ada kriterianya faktor risiko pekerjaan," ujarnya di Balai Kota Jakarta. selasa (26/9).

Meski sempat ada kabar yang beredar bahwa Pemprov DKI akan menurunkan TKD, namun hal tersebut ditepis oleh Djarot. Sampai saat ini, Pemprov DKI jakarta tak ada niatan bahkan tak ada kajian untuk menurunkan TKD.

Menurutnya justru saat ini Pemprov DKI jakarta sedang berupaya menaikan TKD untuk para PNS sesuai dengan tingkat pekerjaan mereka yang berisiko tinggi terutama bagi keselamatan pada saat mereka menjalankan pekerjaannya.

"Pemprov sampai saat ini belum ada kajian untuk menurunkan TKD. Justru kami lagi bahas untuk menaikkan TKD kepada para ASN atau staf yang memiliki risiko pekerjaan tinggi di dalam melaksanakan pekerjaanya," jelasnya.

PNS yang pekerjannya berisiko tinggi seperti petugas pemadam kebakaran, Satpol PP dan petugas dinas kehutanan.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP